Petaka Kabut Asap, Mengancam Hunian Hotel di Jambi

Petaka Kabut Asap, Mengancam Hunian Hotel di Jambi
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jambi Yudi Ghani. (Sai/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jambi Yudi Ghani menyebutkan jika bencana kabut asap melanda Provinsi Jambi telah berdampak pada sektor perhotelan. Termasuk dengan restoran terhitung Agustus hingga kini. Bahkan tingkat hunian di Jambi turun hingga 20 persen.

Selain itu dampak dari bencana kabut asap juga berimbas pada banyaknya maskapai menunda jadwal penerbangan akibat kabut asap.

"Terhitung Agustus hingga saat ini 10-20 persen hunian di Jambi turun, Ia berharap ada tindakan cepat dari pemerintah untuk segera atasi kabut asap yang sudah masuk katagori berbahaya," terang Yudi Ghani Ketua PHRI Jambi, Senin (23/9).

Ia juga berpendapat jika dalam satu atau dua bulan kedepan persoalan kabut asap belum teratasi, maka tingkat penurunan hunian hotel akan terus merosot hingga 40 persen.

Untuk diketahui kebakaran hutan dan lahan terus terjadi di sejumlah Kabupaten di Provinsi Jambi. Bahkan Kota Jambi sebagai Ibukota kProvinsi Jambi terkena dampak yang paling parah. 

Selain berimbas pada sektor perhotelan juga berdampak pada Dunia Pendidikan, dimana Pemerintah Kota Jambi telah mengeluarkan surat edaran untuk meliburkan sekolah baik ditingkat TK hingga SMP.(Say/RED)