Polrestabes Surabaya Periksa Lanjut Pemuda Diamankan Saat Demo

Aparat Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap sejumlah pemuda yang diamankan di sela demonstrasi menolak Undang-Undang Cipta Kerja di wilayah setempat, Selasa.

Polrestabes Surabaya Periksa Lanjut Pemuda Diamankan Saat Demo
Istimewa. (Istimewa)

BRITO.ID, BERITA SURABAYA - Aparat Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap sejumlah pemuda yang diamankan di sela demonstrasi menolak Undang-Undang Cipta Kerja di wilayah setempat, Selasa.

“Kami amankan mereka karena diduga akan membuat onar di sela demo,” ujar Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo kepada wartawan, Selasa.

Total sebanyak 169 orang diamankan, dan polisi membawanya sebagian ke Mapolda Jatim dan lainnya ke Mapolrestabes Surabaya.

Dipastikan 169 pemuda yang diamankan bukan bagian dari elemen aksi yang menyerukan penolakan UU Cipta Kerja.

Dari ratusan pemuda yang diamankan, polisi menyita sejumlah botol dengan sumbu di dalamnya yang diduga akan digunakan sebagai bom molotov.

Selain itu, juga disita sejumlah barang bukti berupa cat semprot dari para pemuda yang diduga akan melakukan vandalisme.

Menurut Hartoyo, polisi melakukan klasifikasi terhadap para pemuda, termasuk dugaan para pelajar yang ikut dalam aksi tersebut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut 35 pemuda di antaranya diamankan dari tengah aksi massa yang berlangsung di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya.

"Sisanya diamankan dari berbagai tempat wilayah Kota Surabaya," katanya mantan Kabid Humas Polda Jabar tersebut.

Pantauan di lapangan, aksi menolak UU Cipta Kerja oleh sekitar seribu orang dari elemen buruh dan mahasiswa yang terpusat di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya itu berlangsung tertib, dimulai sekitar pukul 16.00 WIB hingga berakhir pukul 18.00 WIB.

Sumber: Antara
Editor: Ari