Ratusan Penyelenggara Pilkada di Muarojambi Reaktif Rapid Test, 5 Diantaranya Positif Corona

Dinas Kesehatan Muarojambi melakukan Rapid Test terhadap ribuan petugas pilkada di Muarojambi. Setidaknya ada 9.352 orang petugas mulai dari PPK, PPS hingga KPPS yang di-rapid test. Hasilnya, ratusan orang terdeteksi reaktif.

Ratusan Penyelenggara Pilkada di Muarojambi Reaktif Rapid Test, 5 Diantaranya Positif Corona
Plt Kadinkes Muarojambi Yes Isman (Raden Romi/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Dinas Kesehatan Muarojambi melakukan Rapid Test terhadap ribuan petugas pilkada di Muarojambi. Setidaknya ada 9.352 orang petugas mulai dari PPK, PPS hingga KPPS yang di-rapid test. Hasilnya, ratusan orang terdeteksi reaktif.

"Dari 9.352 orang yang discreening, hasilnya 197 orang reaktif dan 9.155 non reaktif," kata Plt Kadinkes Muarojambi Yes Isman Kamis (26/11/20).

Para petugas pilkada ini di-rapid di seluruh Puskesmas di Muarojambi. Dari jumlah 197 yang hasil rapidnya reaktif, diminta untuk melaksanakan isolasi mandiri. 

"Mereka juga diambil sampel swabnya untuk memastikan apakah itu virus Corona atau bukan," kata Plt Kadinkes Muarojambi.

Kendati demikian, tak semua petugas yang hasil rapidnya reaktif mau diambil sampel swabnya. Dari jumlah 197 tersebut, ada beberapa orang yang enggan dilakukan tindakan lanjutan berupa swab RT PCR. 

"Ada 5 orang yang tidak mau di-swab namun kami sudah instruksikan kepada petugas di puskesmas untuk membujuk mereka. Tetap nantinya akan di-swab," kata Yes Isman.

Petugas pun telah melakukan uji swab terhadap petugas yang reaktif ini. Dari jumlah yang sudah diswab, 55 sampel uji swab sudah diketahui hasilnya.

"Dari 55 sampel swab yang sudah diketahui hasilnya ini, 5 diantaranya positif sementara 50 lainnya negatif," kata Yes Isman.

Mereka yang hasil uji swabnya positif, selanjutnya menjalani isolasi di ruang isolasi dengan status orang tanpa gejala. 

"Yang positif RT PCR langsung kita isolasi," pungkasnya.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi