Di Muarojambi Sudah 866 Tenaga Kesehatan yang Divaksin

Dinas Kesehatan Muarojambi masih terus melakukan vaksinasi terhadap para tenaga kesehatan yang sudah mendapat e-tiket. Proses imunisasi tersebut dilakukan di seluruh fasilitas kesehatan berplat merah di bawah naungan Dinkes.

Di Muarojambi Sudah 866 Tenaga Kesehatan yang Divaksin
Salah Satu Tenaga Kesehatan yang Divaksin (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Dinas Kesehatan Muarojambi masih terus melakukan vaksinasi terhadap para tenaga kesehatan yang sudah mendapat e-tiket. Proses imunisasi tersebut dilakukan di seluruh fasilitas kesehatan berplat merah di bawah naungan Dinkes. 

Hingga hari ini, Sabtu 23 Januari, vaksinasi yang dilaksanakan sudah menyasar separuh tenaga kesehatan. Dari sasaran 1.700  vaksinasi, separuhnya sudah diimunisasi tahap pertama. 

"Sampai hari ini sudah 866 nakes yang sudah divaksin. Dari target sasaran 1700 dosis, sudah divaksin sekitar 51 persen," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Muarojambi Yes Isman Sabtu (23/1/21).

Kata Kadis, proses imunisasi masih terus berlangsung. Untuk tahap pertama ini, proses imunisasi dilaksanakan sampai dengan pertengahan hingga akhir Februari.

"Vaksin masih terus kita lakukan. Tahap pertama ni sampai Febuari," kata Yes Isman.

Untuk diketahui, Kabupaten Muarojambi menerima 3.400 dosis vaksinasi. Dosis tersebut bakal divaksinasi kepada para Nakes sebanyak dua kali atau dua tahapan dengan interval waktu dua Minggu dari imunisasi pertama. 

Dari 1.700 sasaran vaksinasi, diakui Yes Isman bahwa tidak semuanya bisa diimunisasi. Ratusan diantaranya tak layak diimunisasi karena memiliki riwayat yang tak layak divaksin sesuai SK Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI. 

"Dari jumlah yang saya paparkan tadi, vaksinasi yang diitunda 176. Sementara yang tidak layak itu sebanyak 173 Nakes. Mereka tak layak divaksin sesuai SK Dirjen. Kategori dalam SK tersebut ada pada mereka," kata Yes Isman.

Ditilik secara nasional, vaksinasi  yang dilakukan oleh Dinkes  Muarojambi sudah sangat baik. Pasalnya, kata Yes, per tanggal 19 Januari 2021 yang lalu, Muarojambi i menempati posisi 3 terbaik realisasi vaksin secara nasional. 

"Feedback dari pusat per 19 Januari lalu kita ranking 3 per kabupaten secara nasional dengan realisasi 22 persen. Itu posisi di tanggal 19, belum tahu posisi hari ini. Bisa saja disalib kabupaten lain kalau kita lengah memotivasi sisa nakes yang belum divaksin," kata Yes Isman.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi