Resahkan Pedagang, 7 Anak Punk Ini Diamankan Satpol PP Muarojambi
Keberadaan anak punk di pasar tradisional di Kelurahan Sengeti dalam beberapa hari terakhir dikeluhkan pedagang di sana. Tak hanya para pedagang, para pembeli pun turut merasa terganggu.
BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Keberadaan anak punk di pasar tradisional di Kelurahan Sengeti dalam beberapa hari terakhir dikeluhkan pedagang di sana. Tak hanya para pedagang, para pembeli pun turut merasa terganggu.
Pasar tradisional tersebut sangat ramai di setiap hari senin yang merupakan hari pasar kalangan di sana. Keluhan ini sudah sampai ke telinga pihak Kelurahan Sengeti Kecamatan Sekernan dan Satpol PP. Mereka pun langsung bergerak ke pasar tersebut. Alhasil, mereka mendapati sedikitnya 7 orang anak punk di pasar tersebut.
"Ada 7 orang anak punk yang berhasil diamankan hari ini dan kita bawa sementara ke kantor kelurahan Sengeti," kata Camat Sekernan Kemas Ismail Azim.
Selanjutnya, ketujuh anak punk yang berhasil diamankan itu, dilakukan pendataan. Mereka juga diingatkan untuk tidak mengulangi lagi perbuatan tersebut, seperti mengamen di pasar yang dianggap mengganggu pedagang dan pembeli.
"Kita data, mulai dari nama dan asalnya dari mana. Kita poto juga, dan mereka kita ingatkan untuk tidak mengulangi lagi. Hari ini kepada mereka baru kita lakukan pembinaan dan kita pulangkan ke daerah asalnya,” kata Camat.
Kasat Pol PP Muarojambi Saifullah kepada media menyebut, setelah dilakukan pendataan, semua anak punk yang mereka angkut hari ini dilakukan pembinaan. Berdasarkan pendataan yang dilakukan, para anak punk tersebut ternyata berasal dari Kabupaten Tanjungjabung Barat.
"Setelah didata dan diberi pengertian, mereka membuat perjanjian tertulis untuk tidak mengulangi lagi. Selanjutnya mereka kita pulangkan ke daerah asalnya di Pematanglumut Tanjab Barat," kata Kasat Pol PP.
Tak hanya itu, Satpol PP juga mewanti-wanti para anak punk tersebut untuk kembali ke rumahnya masing-masing. Berkumpul bersama keluarga jika masih memiliki keluarga dan melakukan hal-hal positif. Syaiful menyebut, pihaknya tak segan-segan melakukan tindakan tegas, dengan mengirim mereka ke panti sosial jika masih membandel dan ditemukan kembali berkeliaran di lokasi pasar tersebut.
"Hari ini kita antar mereka dengan armada Pol PP ke tempat asalnya. Ke depan, jika masih berkeliaran di pasar Sengeti, maka kita tak segan-segan mengirimkan mereka ke panti sosial," kata Syaiful.
Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi
