Satu-satunya Pelindung Zohri di Finlandia, Adalah KBRI Helsinki,yang lain ?

Lalu Muhammad Zohri merupakan anak muda paling tenar di Tanah Air saat ini. Namanya menggaung seantero negeri seusai menjadi juara dunia 100 meter.

Satu-satunya Pelindung Zohri di Finlandia, Adalah KBRI Helsinki,yang lain ?

BRITO.ID - Lalu Muhammad Zohri merupakan anak muda paling tenar di Tanah Air saat ini. Namanya menggaung seantero negeri seusai menjadi juara dunia 100 meter putra IAAF World U-20 Championships di Finlandia.

 
Sebelum dipuja-puja di Indonesia, remaja berusia 18 tahun itu sejatinya hanya anak biasa asal Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang Barat, Kabupaten Lombok Utara. Dia tiba di Eropa hanya demi berlari paling depan ke garis finis. 
 
Hanya butuh waktu 10,18 detik bagi Zohri untuk mencetak sejarah sebagai juara dunia junior pertama dari Indonesia. Nah, di Ratina Stadium, Kota Tampere, Finlandia itu, Zohri pun hanya bersama satu atlet lain serta dua pelatih Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI).

Total empat orang yang bertugas mewakili bangsa itu tak mendapat pengawalan dari media. Maklum, cabang olahraga (cabor) atletik memang kurang disorot dan Indonesia sendiri pada awalnya bukan unggulan di turnamen. Jadi, 'teman' Zohri di sana hanya tim dari KBRI Helsinki.

"KBRI minim anggaran, tapi tetap mengawal. Tim PB PASI sendirian, betul-betul sendiri. Tak ada yang peduli kepada PB PASI, hanya KBRI dan masyarakat Indonesia di Tampere," tutur Duta Besar RI untuk Finlandia, Wiwiek S Firman.

 

"Di samping itu, saat prosesi pengalungan medali pukul 5 sore (waktu setempat), banyak yang harus KBRI siapkan. Mulai dari kaset (lagu) 'Indonesia Raya', pendamping untuk wawancara media, dan lain-lain," ikatanya mengimbuhkan.

Seremoni pengalungan medali sendiri berlangsung pukul 17:20 waktu Finlandia atau sekitar pukul 21:20 WIB. Saat itu, 'Indonesia Raya' menggema ke seluruh stadion meski pengibaran bendera (semua negara) tak dilakukan karena hanya menggunakan ilustrasi digital.

Well, dari status sebagai tim underdog serta tanpa huru-hara membawa media, nyatanya Zohri mampu membuktikan diri sebagai remaja tercepat di kejuaraan dunia IAAF.

Laju atlet kelahiran 1 Juli 2000 itu pun mampu mendahului pelari lain termasuk andalan asal Amerika Serikat, Anthony Schwartz, yang finis 10,22 detik. Nantinya saat kembali ke Tanah Air, Zohri sang juara dunia bakal dijemput Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, dan diguyur sejumlah bonus, dari renovasi rumah sampai paket umrah.