Secara Tegas, R2 Menolak Berikan Janji Palsu

Tidak ingin muluk-muluk dalam memberikan janji kampanye, Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Timur, Romi Hariyanto- Robby Nahliansyah (R2) dengan tegas menolak memberikan janji palsu ke masyarakat.

Secara Tegas, R2 Menolak Berikan Janji Palsu
Romi Hariyanto yang Terlihat Akrab Bersama Warga (ist)

BRITO.ID, BERITA TANJAB TIMUR - Tidak ingin muluk-muluk dalam memberikan janji kampanye, Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Timur, Romi Hariyanto- Robby Nahliansyah (R2) dengan tegas menolak memberikan janji palsu ke masyarakat.

Hal ini bukan tanpa alasan, R2 menilai janji palsu merupakan hal yang tidak boleh dilakukan oleh Paslon manapun, karena nantinya akan melukai hati masyarakat.

"Saya sudah sering menyampaikan hal ini kepada seluruh tim, jangan sekali-kali memberikan janji yang dirasa sulit untuk diwujudkan, karena ini berefek buruk dalam pembangunan suatu daerah," ujar Romi Hariyanto.

Dicontohkan Romi, salah satu janji manis tapi palsu adalah pengelolaan sumber daya minyak dan gas yang akan dikelola sendiri putra - putri Tanjabtim sendiri. 

Bagi sebagian pemilih janji tersebut terlihat manis dan memberi harapan menarik bagi mereka. Tapi faktanya, hal itu jelas mustahil direalisasikan. Pasalnya, hingga saat ini pengelolaan Migas masih menjadi kewenangan pemerintah pusat dalam hal ini SKK Migas melalui Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yakni PetroChina Jabung Limited sebagai operator. 

“Regulasinya saja belum memungkinkan kita kelola swadaya, yang sedang kami perjuangkan saat ini adalah participating interest (PI) dimana sesuai amanah undang - undang, daerah nanti memiliki saham sebesar 10 persen. Jika itu bisa kita realisasikan maka porsi penerimaan daerah akan meningkat sangat besar dari yang selama ini kita terima dari sektor migas,” jelasnya.

Terkait infrastruktur juga diingatkan, seluruh tim berkewajiban memberi informasi yang benar dan proporsional. Utamanya soal pemisahan kewenangan antara Pemkab, Pemprov Jambi dan pusat. Seperti ruas jalan zone V dari Muarojambi ke Simpang Kotabaru Geragai dan ruas jalan Muarasabak - Rasau - Puding. 

“Jangan pernah siapapun di tim R2 menjanjikan bahwa ruas- ruas itu akan kita sempurnakan, karena itu kewenangan pusat dan Pemprov Jambi,” harap Romi.

Meski kewenangan ruas - ruas jalan itu tidak pada pemerintah kabupaten, Romi memastikan pihaknya terus mendorong agar semua ruas jalan itu bisa segera disempurnakan. 

“Kita sifatnya koordinatif, makanya perlu membangun komunikasi yang baik dengan Pemprov dan pusat. Alhamdulillah untuk jalan nasional sudah dianggarkan, tinggal kita memastikan Pemprov kedepan berkomitmen menyelesaikan ruas - ruas jalan provinsi yang ada di Tanjabtim ini,” ucapnya.

Penulis: Erik
Editor: Rhizki Okfiandi