Siang Ini Putusan MK Dibacakan, Al Haris Lebih Memilih Pimpin Apel Pagi di Merangin

Al Haris, Calon Gubernur Jambi terpilih santai menunggu putusan MK siang ini. Bahkan Bupati Merangin dua periode ini tetap melaksanakan tugasnya sebagai kepala daerah.

Siang Ini Putusan MK Dibacakan, Al Haris Lebih Memilih Pimpin Apel Pagi di Merangin
Tampak Al Haris yang Terlihat Santai Mengobrol dengan Kepala OPD (IST,)

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Al Haris, Calon Gubernur Jambi terpilih santai menunggu putusan MK siang ini. Bahkan Bupati Merangin dua periode ini tetap melaksanakan tugasnya sebagai kepala daerah.

Al Haris terpantau memimpin apel kedisiplinan yang diikuti sejumlah pegawai OPD di depan halaman kantor Bupati pagi ini, Senin (22/03/2021).

Pada kesempatan ini Al Haris berharap agar Merangin yang sudah kembali zona hijau Covid-19 untuk dapat dipertahankan.

“Merangin yang kembali zona hijau agar dapat dipertahankan, saya minta seluruh petugas Satgas sampai ke desa ini betul-betul mampu mengendalikan angka covid kita jangan sampai naik lagi, kalau bisa menurun,” kata Al Haris.

Al Haris juga meminta dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mencari opsi terbaik untuk belajar siswa dan siswi Merangin.

“Kedua adalah status sekolah bagaimana pihak Dinas pendidikan menyiapkan betul agar siswa siswinya bisa belajar yang paling aman dan tidak menimbulkan masalah baru bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Al Haris juga menyampaikan kebijakan pemerintah pusat untuk kembali melakukan refocusing anggaran.

“Ketiga berkaitan dengan dana kita karena ada perintah refocusing lagi dari pusat, itu yang ingin kita siasati bagaimana kita merefocuasing dana agar tidak menganggu jalnnya pemerintahan,” sebutnya.

“Dan seluruh staf ASN Merangin ini saya minta bekerja dengan baik, bekerja dengan sunguh hati apa yang sudah kita raih jangan sampai menurun kalau bisa naik,” sebut Al Haris lagi.

Untuk diketahui, sesuai dengan jadwal, siang ini sekitar pukul 13.00 WIB, Mahkamah Konstitusi membacakan putusan perkara dugaan pelanggaran Pilgub Jambi 2020, di mana pasangan nomor urut 1 CE-Ratu menggugat hasil Pilkada 2020, karena ditemukan banyaknya pelanggaran.

Penulis: Rhizki Okfiandi