Terkait Stok Alat Rapid Test Kosong, Kamaludin Havis: Gubernur Harus Evaluasi Pihak yang Tak Mampu Bekerja

Stok alat rapid test untuk pemeriksaan awal Covid-19 di Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, telah dipastikan habis terpakai. Hal itu mendapat tanggapan serius Kamaludin Havis anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jambi yang membidangi kesehatan. 

Terkait Stok Alat Rapid Test Kosong, Kamaludin Havis: Gubernur Harus Evaluasi Pihak yang Tak Mampu Bekerja
Kamaluddin Haviz Anggota DPRD Provinsi Jambi. (Ilham/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Stok alat rapid test untuk pemeriksaan awal Covid-19 di Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, telah dipastikan habis terpakai. Hal itu mendapat tanggapan serius Kamaludin Havis anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jambi yang membidangi kesehatan. 

"Meminta kepada tim gugus Covid-19 melalui Dinas Kesehatan, agar alat rapid test segera disediakan untuk masyarakat Jambi. Mengingat kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 terus meningkat di Provinsi Jambi. Kita minta agar dalam waktu dua sampai tiga hari ini alat ini sudah ada. Dan itu sudah tidak dapat ditawar-tawar lagi. Demi kepentingan masyarakat Jambi," ungkap Kamaludin Havis saat dikonfirmasi Brito.Id, di Kantor DPRD Provinsi Jambi, Senin (31/8).

Dia berharap agar Gubernur mengambil langkah serius terkait persoalan kosongnya alat rapid test. Apabila terbukti merupakan kelalaian dari pihak terkait. Dia meminta Gubernur selaku Ketua Tim Penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi untuk mengambil langkah evaluasi.

“Kita minta gubernur mengevaluasi pihak yang tak mampu bekerja agar masyarakat tidak menjadi korban. Dan pemerintah tidak disalahkan termaksud dewan, mengingat anggaran Covid sudah direalokasikan dengan memotong anggaran yang belum prioritas," lanjutnya. 

Penulis: Fadzil Ilham
Editor: Ari