TP4D Batanghari Diminta Pantau dan Awasi Pekerjaan Pintu Air Rengas Condong Batanghari

TP4D Batanghari Diminta Pantau dan Awasi Pekerjaan Pintu Air Rengas Condong Batanghari

BRITO.ID, BERITA BATANGHARI - Pengawal, Pengaman, Pemerintahan Dan Pembangunan Daerah (TP4D) Batanghari diminta serius melakukan pengawasan pembangunan pintu air pengatur banjir dan turap/bronjong sungai/darat Kelurahan Rengas Condong Kecamatan Batanghari. Pintu ait itu dikerjakan oleh PT Artha Sari Perkasa.

  BACA JUGA
Petani Jambi Nilai Pemerintah Tak Berupaya Selesaikan Polemik Perampasan Tanah

Serius Tangani Ancaman Pembunuhan Wartawan, Kapolres Batanghari: Ini Terkait Nyawa

Triwulan III Serapan Anggaran Pemprov Jambi Baru Mencapai 36,77 Persen

Pada proses pembangunan pintu air ini diduga tidak sesuai spek pekerjaan. Baik itu pada kualitas besi dan juga pasangan cincin besi yang tidak sesuai dengan gambar bangunan.

"Coba dilihat dulu proses pembangunan pintu air ini, apakah benar dengan dugaan masyarakat yang dinilai tidak sesuai dengan speknya. Libatkan media dalam pengecekan pembangunan pintu air ini," kata Abdurrahman Sayuti SH, praktisi hukum Batanghari, kemarin. 

Dia juga mengatakan sebagaimana diketahui terbentuknya TP4D merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 7 tahun 2015 tentang aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi tahun 2015. Kemudian ditindaklanjuti dengan surat keputusan jaksa agung Nomor: KEP-152/A/JA/10/2015 tanggal 1 Oktober 2015 tentang pembentukkan TP4D Kejaksaan RI.

"Tugas dan fungsi TP4D  yaitu untuk melakukan pengawalan dan pendampingan hukum dalam pembangunan daerah, melalui upaya-upaya persuasif dan preventif," ujarnya.

Senada dikatakan Anto, warga Kecamatan Muarabulian. Kata dia pada proses pembangunan ini negara mengeluarkan anggaran sebesar Rp3.448.970.59. Dan anggaran ini cukup besar untuk pembangunan pintu air pengatur banjir ini.

"Kuat dugaan pada pemasangan cincin besi pada lantai pintu air ini tidak sesuai gambar dan ini harus diperhatikan. Sebab pembangunan ini tidak jauh dari arus lintas jalan perkantoran Pemkab Batanghari," sebutnya. 

Kontributor: Syahreddy