Ujaran Kebencian “Sandiwara”Sandiaga, Erick Thohir Dipolisikan

Ujaran Kebencian “Sandiwara”Sandiaga, Erick Thohir Dipolisikan

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir, dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh seorang bernama Fauzan Ohorella. Erick dituduh telah menyampaikan ujaran kebencian terkait pernyataannya yang sempat menyebut cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno, bersandiwara.

"Saya melapor itu mewakili masyarakat. Yang saya laporkan terkait pernyataan Bang Erick Thohir tentang penolakan Bang Sandi yang dikatakan bahwa sandiwara dan dibuat paslon nomor urut 02," kata Fauzan, Kamis (20/12).

"Ternyata klarifikasi dari Dirjon Sihotang yang membuat poster penolakan, bahwa aksi dia berdasarkan inisiatif sendiri, tidak ada disuruh," sambung Fauzan.

Sebelum melapor ke Bareskrim, Fauzan juga melaporkan Erick dengan dugaan pelanggaran yang sama ke Bawaslu RI. Dalam tiap laporan, Fauzan didampingi Djamaluddin Koedoeboen, Koordinator Tim Pengacara Garuda Nasional (GarNas).

"Saya pribadi adalah warga negara Indonesia, saya juga merupakan pendukung paslon nomor 02, merasa pernyataan Pak Erick Thohir tidak edukatif," ucap Fauzan.

Fauzan menuturkan dirinya melampirkan barang bukti flash disk dan dua lembar kertas. "Flash disk berisi video tentang klarifikasi dari TV One, hanya TV One yang mengklarifikasi Saudara Dirjon Sihotang, dan kertas berisi screenshot berita di Liputan6.com dan YouTube," tandas Fauzan.

Laporan Fauzan diterima Bareskrim Polri dengan nomor laporan: LP/B/1651/XII/2018/BARESKRIM, tanggal 20 Desember 2018. Dia melaporkan Erick dengan dugaan tindak pidana ujaran kebencian, UU Nomor 19/2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Pihak TKN sebelumnya sudah menanggapi ihwal pelaporan terhadap Erick terkait 'sandiwara' Sandiaga. Menurut TKN, Erick bukan sosok yang suka mengeluarkan pernyataan sembarangan. TKN yakin ada alasan khusus mengapa Erick sampai mengomentari soal peristiwa poster 'Sandi pulanglah' di Sumatera Utara.

"Kami di TKN selalu berbicara menggunakan data dan fakta, sehingga apa yang disampaikan Ketua TKN, Pak Erick Thohir, adalah ungkapan yang berdasarkan fakta dan data. Tidak apa-apa bagi pihak yang tidak nyaman dan melaporkan, tentu akan kita sama-sama buktikan nanti kebenarannya," kata Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Verry Surya Hendrawan, saat dimintai konfirmasi, Kamis (20/12). (red)

Sumber:detik.com