Usai Heboh! Adi Gunawan Klarifikasi Video Viral Bantah Tuduhan dan Sebut Ada Provokasi

Usai Heboh! Adi Gunawan Klarifikasi Video Viral Bantah Tuduhan dan Sebut Ada Provokasi
Mantan Bupati Dharmasraya Adi Gunawan klarifikasi video viral. (Sumbarkita.id)

BRITO.ID, BERITA PADANG – Ketua DPD Partai Golkar Dharmasraya, Adi Gunawan, akhirnya buka suara menanggapi video yang sempat viral di media sosial dan menimbulkan berbagai spekulasi. Dalam klarifikasinya, Adi menegaskan bahwa tuduhan yang dialamatkan kepadanya dalam video tersebut sama sekali tidak benar dan dinilai sebagai bentuk provokasi dari pihak yang ingin mencemarkan nama baiknya.

Ia membenarkan bahwa sosok dalam video itu memang dirinya, namun menegaskan bahwa narasi yang disebarkan bersamaan dengan video tersebut telah dipelintir dan tidak sesuai fakta. “Saya tidak pernah melakukan perbuatan seperti yang diberitakan. Tuduhan itu tidak benar dan sangat merugikan saya, keluarga, serta nama baik saya sebagai pribadi dan tokoh masyarakat,” ujar Adi Gunawan.

Adi menyebut bahwa peristiwa yang direkam dalam video itu berawal dari kesalahpahaman di lapangan yang kemudian dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk membuat provokasi. Ia juga menegaskan akan mempertimbangkan langkah hukum terhadap penyebaran video yang disertai tuduhan tidak berdasar tersebut.

“Saya berharap masyarakat, terutama warga Sumatera Barat, tidak mudah percaya dengan berita atau video yang beredar tanpa klarifikasi. Ini bentuk fitnah dan provokasi yang jelas merugikan,” tambahnya.

Sebelumnya, video berdurasi singkat yang menampilkan sosok mirip Adi Gunawan beredar luas di media sosial dan grup percakapan. Dalam narasi yang menyertai, disebutkan bahwa pria tersebut diamankan warga di Kota Padang karena diduga melakukan perbuatan tidak senonoh. Namun, pihak kepolisian menyatakan belum ada bukti kuat yang mengarah pada dugaan tindakan asusila sebagaimana disebut dalam unggahan tersebut.

Kepolisian menegaskan masih melakukan penelusuran dan klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait untuk memastikan duduk perkara sebenarnya. Sementara itu, Adi Gunawan mengimbau publik agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Dalam era digital seperti sekarang, sangat mudah orang membuat dan menyebarkan berita tanpa dasar. Karena itu saya minta semua pihak untuk lebih bijak dan menunggu kebenaran dari aparat yang berwenang,” tegasnya.

Melalui klarifikasi ini, Adi berharap masyarakat bisa melihat persoalan secara objektif dan tidak terprovokasi oleh narasi menyesatkan. Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa dirinya siap bekerja sama dengan pihak berwenang untuk meluruskan fakta yang sebenarnya.

Sumber: Sumbarkita.id