3 Pelaku Pembalakan Liar Diringkus di Muarojambi

Ditreskrimsus Polda Jambi bersama Polres Muarojambi kembali berhasil meringkus 3 orang tersangka pembalakan liar atau illegal loging

3 Pelaku Pembalakan Liar Diringkus di Muarojambi
Para Pelaku yang Berhasil Diamankan Polisi (ist)

BRITO.ID, BERITA JAMBI -- Ditreskrimsus Polda Jambi bersama Polres Muarojambi kembali berhasil meringkus 3 orang tersangka pembalakan liar atau illegal loging. 3 pelaku pembalakan liar tersebut diamankan di kawasan Petaling, Kabupaten Muarojambi.

Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Sigit Dany Setiyono menyebut ketiga tersangka berinisial LT, EN alias IN dan MD berhasil diamankan pada saat tim gabungan sedang melakukan patroli dengan sejumlah barang bukti yang juga telah berhasil diamankan.

"Ketiga tersangka berhasil kita amankan saat kita patroli skala besar bersama stakeholder yang lain di desa Petaling Kabupaten Muarojambi," sebut Sigit, Senin (07/06/2021).

Sementara itu berhubungan tempat kejadian perkara di wilayah Sumsel, Dirkrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Sigit juga menuturkan bahwa kasus ini akan segera dilimpahkan ke balai penegakan hukum Kementrian Lingkungan Hidup bagian Sumatera.

Sementara itu Kapolres Muarojambi, AKBP Ardiyanto menyebut, penyebab utama kebakaran hutan yang kerap terjadi di Jambi merupakan ulah tangan jahil manusia. Di mana, pihaknya sudah meegerahkan segala upaya termasuk patroli skala besar bersama TNI dan stakeholder yang lainnya.

"Patroli skala besar, 99% karhutla itu akibat manusia. Selain itu, kita mendirikan pos di perbatasan Jambi Palembang dari tim gabungan, sekat kanal kita buat untuk mencegah karhutla" ungkap Kapolres, Senin (07/06/2021)

Dirnya juga mengatakan bahwa akan terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, ketika air di lahan gambut menyusut maka akan rentan terbakar.

"Saat ini tim patroli memberikan edukasi kepada masyarakat berupa patroli-patroli Kamtibmas di beberapa wilayah yang rawan terjadi Karhutla," ujarnya.

Diketahui ketiga pelaku yang berhasil diamankan tersebut telah melancarkan aksinya selama 10 hari di dalam hutan, dan diakui bahwa para pelaku telah berulang kali merambah hutan.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi