5 Tindakan Ilegal Jadi Atensi Kapolda, Polres Muarojambi Gelar Razia

Lima tindakan pidana ini menjadi atensi Kapolda Jambi Irjen Pol. A. Rachmad Wibowo. Pasalnya, 5 tindakan ilegal tersebut marak terjadi di Provinsi Jambi. Pelakunya juga turut jadi target, mulai dari pelaku illegal drilling, ilegal loging dan ilegal minning, Narkoba, serta penyelundupan benih lobster

5 Tindakan Ilegal Jadi Atensi Kapolda, Polres Muarojambi Gelar Razia
Razia yang Digelar Polres Muarojambi (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Lima tindakan pidana ini menjadi atensi Kapolda Jambi Irjen Pol. A. Rachmad Wibowo. Pasalnya, 5 tindakan ilegal tersebut marak terjadi di Provinsi Jambi. Pelakunya juga turut jadi target, mulai dari pelaku illegal drilling, ilegal loging dan ilegal minning, Narkoba, serta  penyelundupan benih lobster.

Wilayah hukum Polres Muarojambi merupakan lokasi perlintasan. Kapolres Muarojambi dan jajaran getol melaksanakan razia untuk menindak potensi terjadinya tindak pidana dan perbuatan ilegal tersebut.

Seperti yang digelar Sabtu (23/1/21) malam di wilayah Kecamatan Mestong. Polres Muarojambi dan jajaran melaksanakan Razia di dua titik di kecamatan tersebut. Razia dibagi 2 tim , yakni tim satu di sekitaran Tempino Lintas Jambi- Palembang dipimpin langsung oleh Kabag OPS Kompol A Yani, dan tim 2 dipimpin langsung oleh Kasat Lantas AKP M Firdaus di sekitaran Mapolsek Mestong.

"Ini sesuai atensi Kapolda Jambi untuk antisipasi ganguan Kamtibmas di sepanjang jalan lintas Jambi- Palembang," kata Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto melalui Kasubbag Humasnya AKP Amradi Minggu (24/1/21).

Kapolres melalui Amradi menyebut, pascapenindakan aktivitas ilegal drilling yang dilaksanakan oleh jajaran Polda Jambi masih ditemukan aktivitas ilegal drilling berupa pengangkutan minyak ilegal di jalan Lintas Jambi- Palembang kelurahan Tempino. Maka untuk Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD), dilaksanakan razia.

"Kita berupaya menciptakan situasi yang aman dan kamtibmas serta operasi yustisi untuk mencegah penyebaran Covid-19," kata Amradi.

Dalam kegiatan tersebut, Polres menurunkan sebanyak 80 personel dengan sasaran sajam, narkotika, mobil angkutan barang ilegal. Tapi razia malam itu nihil lantaran tak ditemui kendaraan ataupun aktivitas mencurigakan yang melakukan kegiatan ilegal.

"Memang belum membuahkan hasil atas kendaraan yang melaksanakan aktivitas ilegal tersebut.  Tetapi intinya di sini kita kita tetap menjaga agar situasi Kamtibmas kondusif dan akan terus mengejar pelaku illegal," pungkas Amradi.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi