Aksi Gantung Diri, Pemulung Ini Akhirnya Meregang Nyawa

Warga Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbotengah dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki, Jumat (1/5). Jefri Arianda (34) ditemukan tidak bernyawa setelah diduga tewas gantung diri di dalam rumahnya dikala saat orang lagi sahur sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.

Aksi Gantung Diri, Pemulung Ini Akhirnya Meregang Nyawa
Istimewa

BRITO.ID, BERITA BUNGO - Warga Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbotengah dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki, Jumat (1/5). Jefri Arianda (34) ditemukan tidak bernyawa setelah diduga tewas gantung diri di dalam rumahnya dikala saat orang lagi sahur sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.

Informasi yang dihimpun, korban sehari-hari bekerja kuli barang rongsokan dan penjual pinang. Aksi bunuh diri ini ternyata bukan kali pertama. Dia juga pernah juga nekat mencoba mengakhiri hidupnya, namun diketahui dan dicegah masyarakat.

"Kejiwaannya, kadang-kadang macam orang stres, hilang-hilang timbul kayak gitulah," kata Sugiyanto, salah seorang warga.

"Percobaan bunuh diri sebelumnya dilakukan di gudang tempat dia bekerja, namun gagal gara-gara ketauan sama warga," tambah Sugiyanto.

Kasat Reskrim Polres Bungo melalui Kanit Krimum Polres Bungo, IPDA Deki Junal Putra membenarkan adanya seorang pria bernama Jefri Arianda (34) tewas gantung diri di dalam rumah.

"Memang kami telah melakukankan cek TKP. Saat kami melakukan ke TKP Korban masih tergantung dengan tali sangat kencang di lehernya. Kami beserta anggota Polres Bungo melakukan olah TKP langsung beserta Tim Indentifikasi. Setelah itu langsung dibawa ke RSUD H Hanafie untuk dilakukan visum luar," terangnya.

Motif korban bunuh diri tidak diketahui. Jefri dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Hanafie dilakukan divisum. Korban sempat di sempotkan dengan disinfektan untuk sterilisasi oleh polisi yang memakai baju sesuai SOP dan disemayamkan di kamar mayat. (red)