Antisipasi Lonjakan Covid-19, Jambi Tambah 914 Tempat Tidur, Pasien Covid-19 Naik 90 Orang

Pemerintah Provinsi Jambi melakukan penambahan tempat tidur sebagai langkah antisipasi lonjakan Covid-19 di Jambi. Hal ini disampaikan Pj Gubernur Jambi Hari Nur Cahya Murni dengan surat resmi dilaporkan ke Kepala Satgas Covid-19 Nasional. Surat bernomor 5-460.1193/Diskes 2.2/V/2021 melaporkan penambahan tempat tidur. Dalam surat itu menyebutkan pada Rumah Sakit rujukan semula 533 tempat tidur dan ada penambahan 145 unit sehingga menjadi 678 unit tempat tidur.

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Jambi Tambah 914 Tempat Tidur, Pasien Covid-19 Naik 90 Orang
RSUD H Hanafie Muarabungo (istimewa)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi melakukan penambahan tempat tidur sebagai langkah antisipasi lonjakan Covid-19 di Jambi. Hal ini disampaikan Pj Gubernur Jambi Hari Nur Cahya Murni dengan surat resmi dilaporkan ke Kepala Satgas Covid-19 Nasional.

Surat bernomor 5-460.1193/Diskes 2.2/V/2021 melaporkan penambahan tempat tidur. Dalam surat itu menyebutkan pada Rumah Sakit rujukan semula 533 tempat tidur dan ada penambahan 145 unit sehingga menjadi 678 unit tempat tidur.

Kemudian RS Non Rujukan semula 84 unit tempat tidur dan bertambah 55 unit menjadi 139 unit. Serta rumah isolasi dengan fasilitas tempat tidur semula 323 unit dan bertambah 714 unit menjadi 1.037 unit. Sehingga total keseluruhan awalnya 940 unit ditambah yang baru 914 unit menjadi 1.854 unit.

Pj Gubernur Jambi Hari Nur Cahya Murni mengatakan penambahan tempat tidur ini merupakan langkah antisipasi lonjakan covid-19 paska liburan idul Fitri. "Hal ini pula sebagai langkah perbaikan status BOR penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi," katanya, Minggu (30/5).

Namun dalam laporan Satgas Covid-19 Provinsi Jambi pasien terkonfirmasi ada penambahan 90 orang. Dengan rincian dari Tebo sebanyak 8 orang, Tanjabtim 20 orang Tanjabbar 11 orang, Sungaipenuh 7 orang. Terbanyak dari Merangin ada 44 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Pasien sembuh ada 5 orang yakni Tanjabtim 4 orang dan 1 orang dari Merangin. Sedangkan pasien meninggal dua orang yakni SMI, perempuan 49 tahun dengan inpending gagal nafas EC pneumonia, MRG. Dan YN, perempuan 42 tahun dengan penyebab DM, pneumonia, MRG," terang Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah.

Johansyah berharap kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan taat dengan 5M.

"Yakni selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun. Kemudian membatasi mobilitas dan interaksi serta mencuci tangan dengan sabun," pungkasnya. (Ari)