Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat Bisa Tidak Lolos Tahapan Pendaftaran, Ini Penjelasannya

Tes kesehatan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang digelar oleh KPU di RSUD Raden Mattaher Jambi merupakan tahapan pendaftaran Paslon yang akan bertarung di pilkada serentak 2020.

Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat Bisa Tidak Lolos Tahapan Pendaftaran, Ini Penjelasannya
Komisioner KPU Tanjab Barat Taufik (Heri Anto/ BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA TANJAB BARAT- Tes kesehatan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang digelar oleh KPU di RSUD Raden Mattaher Jambi merupakan tahapan pendaftaran Paslon yang akan bertarung di pilkada serentak 2020. 

Komisioner KPU Tanjab Barat, Taufik menjelaskan, KPU saat ini tengah melakukan verifikasi berkas pasangan calon. 

"Tes kesehatan merupakan tahapan pendaftaran. Dan kita masih melakukan verifikasi bahan Paslon yang mendaftar," Tegasnya kepada brito.id saat disambangi di kantornya Rabu (9/9). 

Taufik juga menjelaskan, jika nanti hasil tes kesehatan tidak sesuai dengan persyaratan KPU, maka baik bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati tidak bisa mengikuti tahapan berikutnya. 

"Jika hasil tes kesehatan tidak sesuai aturan KPU maka, Paslon tidak bisa mengikuti Pilkada serentak. Dan Itu kewenangan partai untuk mengganti," Tegasnya. 

Taufik juga memastikan, di dalam aturan yang tertuang di PKPU, peserta Paslon wajib menyatakan secara tertulis pengunduran diri sebagai anggota TNI, Polri, PNS/ASN, kepala desa atau perangkat desa sejak ditetapkan sebagai pasangan calon Bupati dan wakil Bupati. 

"Kami juga mengingatkan, peserta Paslon untuk segera siapkan Surat keputusan (SK) pemberhentian dati instansi tempat Paslon  bekerja, 5 hari sebelum penetapan calon, atau 30 hari sebelum hari H pencoblosan. Jika tidak, KPU berhak mencoret nama peserta," Tegasnya. 

Tahapan ini juga merupakan tahapan verifikasi persyaratan peserta Pemilu. Pihak KPU juga akan mengumumkan hasil Verifikasi berkas persaratan, sebelum penetapan. Nantinya KPU memberikan kesempatan Paslon untuk melengkapi dan memperbaiki persaratan yang dinilai kurang. 

"Untuk penetapan pasangan calon akan digelar 23 September. Rencananya digelar di kantor KPU, tapi baru perencanaan. Tanggal 24 kita akan melakukan pengundian no urut," Tukasnya. 

Penulis: Heri Anto
Editor: Rhizki Okfiandi