Banjir di Bungo 765 Kepala Keluarga Terdampak, Akses Jalan Satu Desa Terputus Total

Wilayah Kabupaten Bungo disepanjang tepi dan hulu sungai terdampak banjir serta longsor. Hal ini berdasarkan data yang disampaikan oleh BPBD Kesbangpol Kabupaten Bungo sedikitnya 765 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir dan longsor. 

Banjir di Bungo 765 Kepala Keluarga Terdampak, Akses Jalan Satu Desa Terputus Total
Kepala BPBD Kesbangpol Kabupaten Bungo Tobroni memotong pohon yang tumbang di jalan akibat longsor. (Brito.id)

BRITO.ID, BERITA BUNGO - Wilayah Kabupaten Bungo disepanjang tepi dan hulu sungai terdampak banjir serta longsor. Hal ini berdasarkan data yang disampaikan oleh BPBD Kesbangpol Kabupaten Bungo sedikitnya 765 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir dan longsor. 

Kepala BPBD Kesbangpol Kabupaten Bungo Tobroni Yusuf mengatakan wilayah terdampak kali ini di tiga kecamatan, yakni Bathin III Ulu, Rantau Pandan, dan Muko-muko Bathin VII. 

Untuk Muko-muko sendiri dua desa terdampak yakni Dusun Baru Pusat Jalo ada 15 KK yang terdampak, Dusun Bedaro 200 KK. kemudian Rantau Pandan ada empat Desa (Dusun) yang terdampak yakni Rantau Duku 30 KK.

"Ada pula Rantau Pandan sebanyak 75 kepala keluarga yang terdampak. Sedangkan akses jalan Dusun Lebam terputus tot sehingga 350 KK yang terdampak, serta Dusun Lubuk Kayu Aro ada 45 KK terkena banjir," terang Tobroni, Minggu (22/11).

Sementara di hulu sungai yakni Kecamatan Bathin III Ulu terjadi banjir di Laman Panjang sebanyak 50 KK. Namun ada pula beberapa Desa yang terkena dampak longsor yakni di Lubuk Kayu Aro sepanjang 3 kilometer jalan tertimbun longsor. 

"Pohon tumbang juga ada, dan di Kampung Tegan, Dusun Senamat Ulu jalan longsor serta Dusun Timbolasi akses jalan tertimbun longsor. Upaya yang BPBD lakukan menurunkan Tim TRC 14 orang termasuk saya ditambah relawan serta masyarakat untuk membersihkan material longsor. Kita juga menunggu alat berat PU," terangnya.

Tim juga melibatkan personil di lapangan dari Polsek Rantau Pandan, Danramil Rantau Pandan, Camat Rantau Pandan dan Para Datuk Rio. (Ari)