Baru 17 Hari Bebas, Pelaku Curat di Muarojambi Ini Kembali Ditangkap

Baru 17 hari menghirup udara bebas, Surianto residivis kasus pencurian dengan pemberatan ( Curat) kembali dicokok polisi. Ia ditangkap bersama rekannya Dicky yang juga seorang residivis saat berusaha membobol rumah warga di Desa Kasangpudak Kecamatan Kumpeh Ulu Muarojambi tadi malam.

Baru 17 Hari Bebas, Pelaku Curat di Muarojambi Ini Kembali Ditangkap
Dua Pelaku yang Berhasil Ditangkap Polisi (ist)

BRITO. ID, BERITA MUAROJAMBI -  Baru 17 hari menghirup udara bebas, Surianto residivis kasus pencurian dengan pemberatan ( Curat) kembali dicokok polisi. Ia ditangkap bersama rekannya Dicky yang juga seorang residivis saat berusaha membobol rumah warga di Desa Kasangpudak Kecamatan Kumpeh Ulu Muarojambi tadi malam.

"Iya ditangkap tadi malam. Keduanya residivis kasus Curat, bahkan pelaku Surianto ini baru bebas 17 hari yang lalu dari Lapas," kata Kasi Humas Polres Muarojambi, AKP Amradi Sabtu (20/11/21).

Amradi menjelaskan Surianto ditangkap usai membobol rumah warga di RT 09 Desa Kasangpudak. Pelaku masuk melalui jendela samping rumah milik korban dengan cara menarik jendela lalu masuk ke dalam rumah korban. 

Setelah masuk ke rumah korban, pelaku sempat mengintip ke dalam kamar yang ada di rumah tersebut, bahkan pelaku sempat-sempatnya makan di dalam rumah korban. Meski berhasil masuk ke dalam rumah korban namun pelaku tak berhasil menggarong harta korban karena keburu ketahuan.

"Pelaku Surianto masuk ke rumah korban sementara rekannya Dicky berdiri di belakang rumah korban memantau situasi," kata Amradi.

Aksi pelaku yang hendak menggarong rumah korban ini ketahuan warga sekitar. Salah seorang warga melihat pelaku berjalan dengan cara mengendap-endap dan warga tersebut curiga hingga akhirnya menghubungi Mapolsek Kumpeh Ulu. Berbekal laporan tersebut, personel unit reskrim Polsek Kumpeh Ulu langsung bergerak cepat ke lokasi, untuk mencari dan  menangkap para pelaku ini.

"Setelah dilakukan pengejaran akhirnya para pelaku dapat diamankan dengan dibantu oleh warga sekitar dan selanjutnya para pelaku dibawa ke Mapolsek Kumpeh Ulu guna proses lebih lanjut," kata Amradi.

Dari tangan pelaku ini, didapati barang bukti alat yang digunakan pelaku untuk mencongkel rumah. Setelah diinterogasi mendalam, ternyata keduanya merupakan residivis kasus Curat berkali-kali. 

"Keduanya residivis, bahkan Surianto ini merupakan pelaku curat sebanyak 5 kali. Terakhir pelaku diproses di Polsek Kotabaru, dan baru bebas 17 hari yang lalu dari Lapas atau Tanggal 03 November 2021. Sedangkan Pelaku Dicky ini, juga merupakan residivis pelaku Curat 2 kali. Terakhir pelaku diproses di Polsek Jambi Timur dan baru bebas 3 bulan yang lalu dari Lapas," kata Amradi.

Kedua pelaku akhirnya terpaksa kembali merasakan dinginnya jeruji besi dan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana, Subsider Pasal 167 KUHPidana, Jo Pasal 53 KUHPidana, Jo Pasal 55, Ayat 1 Ke-1 KUHPidana.

"Saat ini kedua orang pelaku sedang dilakukan interogasi. Didapatkan info, bahwa para pelaku ini banyak melakukan tindak pidana Curat di wilayah hukum Polsek Kumpeh Ulu, dan saat ini perkara tersebut masih  tetap dilakukan pengembangan," kata Amradi.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi