Beredar Isu Wako Pekanbaru Mundur Jabatan Ketua, ini Kata DPD Demokrat

Beredar Isu Wako Pekanbaru Mundur Jabatan Ketua, ini Kata DPD Demokrat

BRITO.ID, BERITA PEKANBARU - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Demokrat Riau Asri Auzar menanggapi kabar mundurnya Firdaus yang juga merupakan Wali kota Pekanbaru sebagai kader partai berlambang mercy tersebut.

"Dia belum menyampaikan pengunduran diri ke kita, berarti dia masih kader Demokrat. Kalau dia ingin mundur tentu ada tata caranya, Pak Firdaus kan Wali Kota, seorang pemimpin, dia pasti tau prosedurnya tapi saya rasa dia tidak mundur," sebut Asri Auzar di Pekanbaru, Selasa (8/1).

Politisi asal Kabupaten Rokan Hilir itu menambahkan prosedur mundurnya seseorang kader dari partai, melalui surat pengunduran diri yang disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat Demokrat.

"Tentu ada surat pengunduran dirinya diusulkan ke DPP. Kita tunggu saja. Kalau dia mundur, datang nampak muka, pergi nampak muka. Tapi sekali lagi saya katakan kalau itu terjadi," sebutnya.

Dikatakannya, kabar Firdaus ditawarkan untuk bergabung ke partai lain merupakan kondisi biasa yang terjadi dalam panggung politik. Namun begitu, dia masih meyakini Firdaus tetap setia dengan Demokrat yang sudah dua kali mengusungnya maju sebagai Wali Kota Pekanbaru.

"Permintaan politik biasa terjadi, namun saya beranggapan beliau masih kader kita. Beliau dua kali jadi Wali Kota karena diusung Demokrat," sebut Asri.

Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT saat menghadiri peringatan hari lahir Partai Persatuan Pembangunan yang ke-46, memberikan sinyal untuk pindah ke partai berlambang kabah itu.

"Sebagai partai islam, PPP ini sejalan dengan filosofi hidup saya. Bila saya berakhir disebuah partai,dan masih ingin berkecimpung dipartai, mungkin pilihan saya masuk ke PPP," sebutnya.

"Apakah hari ini saya sudah di PPP, tentu secara administrasi belum. Dan jika saya nanti keluar dari Demokrat, partai pilihan pertama saya ke PPP," sambungnya.

Meski begitu, Firdaus menegaskan sampai saat ini dirinya masih menjadi Kader partai Demokrat.

"Saya sampai saat ini masih kader demokrat,saya belum keluar dari Demokrat. Allah semua punya rencana. Dan sebagai kepala daerah, saya berkewajiban membinan semua partai,tak terkecuali partai PPP," ujar sambung mantan Ketua DPC Demokrat Pekanbaru itu. (red)