Bupati H Al Haris Letakan Batu Pertama Masjid Darul Hijrah

Bupati H Al Haris Letakan Batu Pertama Masjid Darul Hijrah
Bupati Merangin H Al Haris meletakkan batu pertama masjid Darul Hijrah. (Rhizki/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Bupati Merangin H Al Haris bersama para tokoh masyarakat pada Jumat pagi (26/7) lalu, meletakan batu pertama pembangunan Masjid Darul Hijrah di kawasan Pematang Kandis Bangko.

Pembangunan masjid yang berada di samping Taman Bunga Merangin Garden, tanahnya merupakan wakaf dari keluarga besar H Al Haris. Masjid ini untuk ibadah masyarakat umum, khususnya warga di RT 23 dan sekitarnya.

Dikatakan Bupati, Masjid Darul Hijrah dibangun bersama warga, mengingat perkembangan warga RT 23 yang kian banyak. Dimana ada perpaduan warga RT 23 dengan warga dusun Mudo.

"Nanti bila ada warga yang ingin membangun rumahnya di kawasan ini, sudah ada rumah ibadahnya, sehingga saat ada warga baru tidak bingung lagi mencari  tempat shalat," ujar Bupati.

Insyaallah lanjut bupati, jalan depan masjid itu sampai menuju ke Dusun Mudo pada tahun ini rencananya akan diaspal. Warga dari Dusun Muda juga bisa beribadah di masjid tersebut.

‘’Tujuan kita mendirikan mesjid ini untuk mendekatkan masyarakat ke rumah ibadah. Dimana pada malam hari dan subuh, warga susah untuk beribadah karena lokasi masjid yang jauh dari tempat tinggal," jelas Bupati.

Di belakang pembangunan Masjid itu, rencananya juga akan dibangun sekolah Madrasah Diniyah, yang tanahnya dari wakaf warga setempat. Hal ini menginat madrasah juga penting untuk pendidikan anak-anak.

Mengapa namanya Masjid Darul Hijrah? Dijelaskan bupati, nama itu sesuai dengan kondisi warga setempat yang hijrah ke tempat yang baru. Mesjid itu bukan milik pribadi, tetapi untuk semua masyarakat.

Bupati berharap seluruh masyarakat setempat bekerjasama agar pembangunan mesjid dapat terlaksana dengan baik. ‘’Insyaallah nanti disini juga dibangun Pesantren Tahfiz Quran," terang Bupati.

Seluruh anak-anak dari keluarga miskin dan yatim piatu yang berdomisili di sekitar Pesantren Tahfiz Qur'an tegas bupati, nanti akan digratiskan dari biaya belajar.
Melalui pembanguna masjid dan pesantren itu, bupati berharap syiar ibadah Islam, nantinya bisa benar-benar dihayati dan iman masyarakat akan semakin tebal. Anak-anak juga terbentengi dengan ilmu agama.

Sedangkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin H Marwan Hasan mengharapkan, masjid tersebut bisa menjadi salah satu ikon objek wisata rohani bagi masyarakat.

‘’Kemenag menyambut baik pembangun mesjid ini. Dimana kedepannya disini akan dibangun Pondok Pesantren Tahfizh. Mari bersama-sama sambut gagasan dan realita ini dengan bersyukur kehadiran Allah SWT," ujar H Marwan.  (Rhizki/Adv)