DD di 18 Desa Sarolangun Belum DIcairkan, DPMD Bakal Lakukan Monitoring

DD di 18 Desa Sarolangun Belum DIcairkan, DPMD Bakal Lakukan Monitoring
Kepala DPMD Sarolangun Mulyadi (Arfandi S/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN- Besaran Dana desa tahun 2019 ini di Kabupaten Sarolangun cukup lumayan besar, yakni Rp 128 miliar, yang dikucurkan ke 149 desa yang ada di Kabupaten Sarolangun.

Pencairan dana desa tersebut dilakukan tiga tahapan, meliputi 20 persen tahap I, 40 persen tahap II dan 40 persen Tahap III.

Hingga pertengahan bulan desember, pencairan dana desa tersebut, ada 18 desa yang belum melakukan pencairan dana desa untuk tahap ketiga, karena baru dalam proses pengajuan.

"131 desa yang sudah memenuhi untuk tahap ketiga, tapi belum semuanya mengajukan pencarian. Ada 18 desa yang belum, Insa allah minggu ketiga ini sudah bisa cair untuk 18 desa," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Mulyadi (14/11/2019).

Katanya, jika memang nanti ada desa yang tidak mencairkan dana desa tahap ketiga ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Namun, pihaknya berupaya agar seluruh desa dapat mencairkan dana desa hingga tahap ketiga tersebut.

"Sanksi menunggu surat dari pusat, yang jelas kita berupaya seluruhnya cair agar dana ini bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat," katanya.

Selain itu, Ia juga menjelaskan kucuran dana desa tersebut tentu diharapkan agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya oleh pemerintah desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk mencegah terjadinya penyelewengan, pada awal bulan desember mendatang, pihaknya akan melakukan Monitoring dana desa yang bekerja sama dengan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dalam hal ini Inspektorat.

"Selain kita Monitoring, kita juga bekerja sama dengan apip, Inspektorat untuk sama sama monitor kegiatan di desa, mungkin dalam awal bulan desember kita akan lakukan Monitoring," katanya.

Perlu diketahui untuk tahun 2020 mendatang, besaran dana desa di Kabupaten Sarolangun mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2019 ini. Kenaikannya sebesar Rp 5 miliar, dari Rp 128 miliar pada tahun 2019 ini menjadi Rp 133 miliar pada tahun 2020.

Penulis: Arfandi S

Editor: Rhizki Okfiandi