Diberi Senpi, Puluhan Anggota Polhut Jambi Jalani Rangkaian Tes Kejiwaan

Sebanyak 27 Anggota Polisi Kehutanan (Polhut) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, jalani tes Psikologi dan kesehatan di Aula Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi, Selasa 28 September 2021.

Diberi Senpi, Puluhan Anggota Polhut Jambi Jalani Rangkaian Tes Kejiwaan
Tes Psikologi dan Kesehatan yang Dilakukan Polhut Jambi (ist)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Sebanyak 27 Anggota Polisi Kehutanan (Polhut) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, jalani tes Psikologi dan kesehatan di Aula Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi, Selasa 28 September 2021.

Puluhan anggota yang di tes itu terdiri dari beragam macam jabatan yakni mulai dari Polhut fungsional dan polhut pembina di ruang lingkup BKSDA Jambi dan tes tersebut itu langsung dilakukan oleh pihak SDM dan Dokkes Polda Jambi. 

Kasat Polhut BKSDA Jambi, Jefrianto mengatakan tes Psikologi dan kesehatan anggota Polhut tersebut dengan tujuan meningkatkan mental dan intelejensi polhut BKSDA Jambi di lapangan.

"Setelah beberapa hari dan sekian bulan melakukan tugas di lapangan menangani konflik di lapangan, semua anggota polhut di tes psikologi dan kesehatannya," ujar Jefrianto. 

Jefrianto juga mengatakan, kegiatan tes diikuti oleh semua anggota polhut bksda Jambi baik seksi wilayah maupun kepala balai dan kepala seksi yang merupakan struktural polhut pembina lingkup bksda Jambi.

"Tes psikologi dan tes kesehatan ini difasilitasi dari bagian SDM dan Dokkes Polda Jambi dan dilakukan sekali setahun," kata Jefrianto. 

Tidak hanya sampai disitu, tes juga dilakukan sebagai syarat untuk kecakapan pemegang senpi polhut BKSDA Jambi di tahun 2022 dan anggota polhut baik perempuan dan laki-laki sudah memegang senpi. 

Olehnya itu, BKSDA Jambi bekerja sama dengan bagian SDM Polda Jambi dalam menyelenggarakan tes psikologi dan kesehatan sebagai dasar uji layak tidaknya seseorang untuk memegang senjata api.

"Semoga hasil tes psikologi dan kesehatan hasilnya baik dan anggota polhut baik perempuan dan laki-laki bisa memegang senpi," tukasnya. 

Kontributor: Loadry Apryaldo
Editor: Rhizki Okfiandi