Diduga Dianiaya Ayah Tiri, Bocah Asal Muarojambi Ini Alami Luka Bakar Serius

Diduga Dianiaya Ayah Tiri, Bocah Asal Muarojambi Ini Alami Luka Bakar Serius
Tiara Saat Menjalani Perawatan di RSUD Raden Matteher (Raden Romi/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Tiara hanya bisa meringis menahan sakit akibat luka bakar yang dialami di lengan kanan dan sebagian punggungnya. Bocah sebelas tahun asal Kabupaten Muarojambi tersebut kini dirawat di Ruangan Bedah Nomor 4 di RSUD Raden Mattaher Jambi.

Kepala Desa Matra Manunggal, Kecamatan Bahar Utara, Muarojambi, Badi menyebutkan bahwa, kejadian yang dialami Tiara itu terjadi pada 6 bulan yang lalu. Kejadian terjadi di rumah ayah tirinya yang berada di Desa Tanjung Pauh, Kecamatan Mestong. Meski sudah berlangsung lama, kejadian tersebut baru ia ketahui pada Sabtu malam 29 Desember 2019 yang lalu.

"Tepatnya di bulan Juli 2019. Saya baru tahu sabtu malam lalu. Kebetulan saya ketemu ayah kandungnya di kebun. Ayah kandungnya itu langsung cerita tentang Tiara," kata Badi, Kades yang pernah menjadi pemimpin di tempat tinggal Tiara bersama ayah kandungnya dahulu, Jum'at (3/1/2020).

Badi mengatakan, ayah kandung Tiara bernama Mus Mulyadi. Setelah Badi mengetahui kondisi Tiara, beliau langsung membawa Tiara ke rumah sakit Sungaibahar. Di sana, Tiara hanya dilakukan perawatan selama satu jam. Karena luka bakar yang parah, Tiara disarankan untuk dibawa ke rumah sakit Raden Mattaher Jambi.

"Sekarang Tiara sudah dilakukan perawatan di rumah sakit Raden Mattaher Jambi. Di sini Tiara sudah 5 hari dirawat. Kondisi Tiara sudah membaik dari sebelumnya," ujarnya saat ditemui di ruangan Tiara dirawat.

"Tiara mengalami luka bakar di tangan sebelah kanan yang sangat parah," tambahnya.

Dikatakan Badi, Tiara sebelumnya juga pernah dilakukan perawatan di rumah sakit umum Hamba Bulian. Di sana Tiara dirawat selama 12 hari. Dikarenakan terkendala biaya, Tiara terpaksa dipulangkan kembali ke rumah kakeknya yang berada di Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Batanghari.

"Tiara dioperasi kecil. Operasi di punggung Tiara yang berlobang bekas luka bakar itu," sebut Badi.

Badi menerangkan, usai menjalani pengobatan di rumah sakit umum Bulian dan pulang ke rumah kakeknya itu. Tiara selanjutnya diambil oleh ayah kandungnya, dan tinggal bersama ayah kandungnya di Simpang Macan, Hutan PT Reki, Kabupaten Batanghari.

"Selama di rumah ayah kandungnya itu, Tiara tidur hanya dialaskan dengan daun pisang," tuturnya.

Masih menurut keterangan dari keluarga Tiara, Badi mengatakan bahwa setelah kejadian tersebut, Tiara sempat dibawa oleh ibu kandungnya ke puskesmas atau klinik di sekitaran tempat tinggal ayah tiri dan ibu kandung Tiara itu.

Setelah dilakukan perawatan selama semalam, Tiara pun langsung diantarkan oleh ibunya ke rumah kakeknya. Selanjutnya, ibu Tiara itu langsung pulang ke rumahnya dan meninggalkan Tiara di rumah kakeknya.

"Di rumah kakek Tiara itu, ibu nya bilang bahwa luka bakar Tiara itu karena terbakar sendiri," bebernya.

Badi menyatakan bahwa sampai saat ini ia dan keluarga Tiara pun belum mengetahui lebih jelas penyebab dari pembakaran yang dialami Tiara tersebut. Kabarnya, luka bakar yang dialami Tiara lantaran diduga dianiaya oleh ayah tirinya. Kejadian ini pun juga sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian Polsek Mestong.

"Hari Minggu (30/12/2019) ayah kandung Tiara sudah di BAP di Polsek Mestong," tandasnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi, AKP George Alexander Pakke membernarkan laporan tersebut. "Iya ada. Untuk kejadian ini masih kita dalami," kata George via telpon, Kamis (2/1/2020).

Keluarga Tiara diketahui merupakan keluarga kurang mampu. Mereka butuh uluran tangan para dermawan untuk meringankan beban mereka. Bupati Muarojambi Masnah Busyro dan Wakil Bupati Bambang Bayu Suseno pun sudah sempat mengunjungi mereka dan memberikan bantuan. Bagi para dermawan yang ingin memberikan bantuan bisa mendatangi langsung Tiara di RSUD Raden Mattaher Jambi.

Penulis: Raden Romi

Editor: Rhizki Okfiandi