Dirresnarkoba Polda Jambi: 60 Persen Peredaran Narkoba Dikendalikan Dari Dalam Lapas

Dirresnarkoba Polda Jambi: 60 Persen Peredaran Narkoba Dikendalikan Dari Dalam Lapas
Tersangka AM menjalani pemeriksaan di Polda Jambi (Deni S/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA JAMBI– Mendapatkan hukuman penjara seakan tidak membuat efek jera para pengedar narkoba, bahkan dengan menjalani hukuman dibalik Lembaga Permasyarakatan (Lapas) seakan membuat pintu baru bagi mereka yang mencari penghasilan dengan mengedarkan barang haram tersebut.

Hal itu terbukti dengan jumlah persentase yang cukup siginifikan yakni mencapai 60 persen. Hal itu disampaikan Direktur Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Jambi, Kombes Pol Eka Wahyudianta Senin (18/11/2019).

Ia mengatakan, selama tahun 2019 ini sendiri pihaknya telah mengamankan 21 orang tersangka yang merupakan jaringan Lapas. Dari puluhan tersangka itu diantaranya merupakan oknum pegawai Lapas.

“Kita terus berkoordinasi dengan Kalapas yang ada guna memutus mata rantai peredaran narkoba yang dikendalikan dari balik Lapas,” ujarnya.

Disampaikan Eka, bahwa beberapa waktu lalu juga telah dilaksanakan diskusi dalam agenda Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayah Provinsi Jambi. Dalam agenda itu juga dihadiri stakeholder terkait.

"Kita telah koordinasi, untuk bandar yang ditangkap dengan putusan 10 tahun keatas dipindahkan dari lapas Jambi guna memutus mata rantainya," katanya.

Kali ini kembali terbukti dengan penangkapan terhadap AM (30) tersangka narkoba yang diamankan Ditresbarkoba Polda Jambi di Hotel Bintang Prima Sabtu, 2 November 2019 lalu sekitar Pukul 22.00 WIB.

"Barang itu merupakan milik K yang saat ini berada di dalam Lembaga Permasyarakatan," ujarnya.

Ketika ditanya berapa dirinya diberikan upah oleh K, AM hanya tertunduk tanpa ada sepatah katapun. 

Penulis: Deni S

Editor: Rhizki Okfiandi