DPRD Kota Jambi Setujui APBD 2020 Rp2,2 Triliun

DPRD Kota Jambi Setujui APBD 2020 Rp2,2 Triliun
DPRD Jambi setuju APBD Kota Jambi dengan penyerahan berkas dilakukan Wawako Jambi Maulana. (Dewi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Paripurna kali ini seluruh fraksi di DPRD Kota Jambi, Kamis (28/11) menyetujui penyampaian nota pengantar dana pembangunan daerah (RAPBD) Kota Jambi tahun 2020 sebesar Rp2,2 Triliun.

Terkait pandangan stemmotivoring ini merupakan pendapat terakhir dari fraksi-fraksi DPRD diantara pandangan umum sidang Paripurna DPRD. Seperti yang disampaikan Fraksi Gerindra, yang dapat menerima nota RAPBD tahun 2020, namun diterima dengan berbagai catatan.

Dari catatan, Pemkot Jambi dituntut cerdas, kreatif, inovatif dalam mengoptimalkan potensi ekonomi yang ada. 

"Selain itu, Pemkot dapat meningkatkan kesejahteraan juga mengurangi angka pertanggungan. Kami dapat menerima nota RAPBD 2020,” sebut Eko mewakili Fraksi Gerindra.

Senada juga turut merespons Fraksi PDIP Sutiyo, selaku jubir partai berlambang kepala banteng ini menyebutkan, menyusun RAPBD 2020 harus disesuaikan dengan sistem keuangan daerah. 

“Kami meminta Pemkot terhadap KUAPPS waktu yang tepat, agar lebih matang dan terarah. Selain itu, para OPD diharapkan membuat perencanan lebih matang dan prioritas pada APBD 2020," pinta Sutiyono.

Bukan tanpa alasan, karenanya dengan pertimbangan hal tersebut, demikian halnya dengan OPD dapat mengoptimalkan kualitas sesuai dengan kelebihan. 

“Seperti Disdik Pentingkan skala prioritas. Sementara untuk percepatan pembangunan. Kami meminta Pemkot jgua memprioritaskan kepentingan masyarakat dan juga memiliki sinergitas antara eksekutif dan legislatif,” jelas Sutiyono, meyakinkan riuh tepuk tangan.

Kemudian Fraksi Demokrat Kebangsaan yang disampaikan Abdullah Thaif, berharap APBD 2020 mampu mendorong ekonomi dan daya saing serta penanggulangan kemiskinan. Selain itu, Pemkot Jambi dapat meningkatkan dan mendukung kinerja OPD.

“Segala bentuk aspirasi yang diajukan melalui reses sesuai RPJMD, Pemda harus benar-benar bisa mendapatkan tertampung di APBD 2020. Kami tidak perlu membuat catatan penting untuk tahun depan, dan kami meminta untuk mendapatkan renstra dan renja setiap OPD. Kami dapat menerima RAPBD," beber Thaif.

Sementara itu Wakil Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan, itulah pandangan akhir dari hubungan DPRD Kota Jambi, meminta RAPBD untuk disahkan menjadi APBD tahun 2020 dengan berbagai macam masukan yang konstruktif.

“Ini saran dan kritik dalam rangka legislatif. Kami berharap APBD 2020 yang disahkan ini sebesar Rp 2,2 T dapat memberikan manfaat yang diperuntukkan bagi masyarakat," pungkasnya.

Reporter : Dewi Anita
Editor : Ari