DPRD Provinsi Jambi Salurkan Bantuan Sembako ke Satpam, Honorer dan Cleaning Service Kantor DPRD Provinsi

Guna membantu menanggulangi serta mengatasi dampak yang diakibatkan pandemi COVID-19, para Anggota DPRD Provinsi Jambi telah menyalurkan bantuan untuk tim para medis di 6 Rumah Sakit yang menjadi rujukan Provinsi Jambi.

DPRD Provinsi Jambi Salurkan Bantuan Sembako ke Satpam, Honorer dan Cleaning Service Kantor DPRD Provinsi
Ketua DPRD Provinsi Jambi saat Membagikan Paket Sembako kepada Petugas di Kantor DPRD (ist)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Guna membantu menanggulangi serta mengatasi dampak yang diakibatkan pandemi COVID-19, para Anggota DPRD Provinsi Jambi telah menyalurkan bantuan untuk tim para medis di 6 Rumah Sakit yang menjadi rujukan Provinsi Jambi.

Tak hanya itu, Anggota dewan juga menyalurkan bantuan sembako untuk para security, rekan cleaning service serta tenaga Honor di Sekretariat DPRD Provinsi Jambi. 

"Hari ini Kami membagikan sembako dari Anggota Dewan sebanyak 80 paket sembako untuk tenaga honorer, cleaning service dan satpam yang berada di lingkup sekretariat DPRD Provinsi Jambi ,"kata Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, Rabu (6/5/2020).

Menurutnya akibat pandemi COVID-19 saat ini, tentu banyak mempengaruhi kondisi perekonomian karena tidak bisa beraktivitas secara normal. Hal itu menjadi salah satu alasan pihaknya saling berbagi kepada sesama.

"Kegiatan ini tetap mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, yakni menggunakan masker serta mengurangi kontak fisik maupun menjaga jarak antara satu dan lainnya," jelasnya

Ketua DPRD Provinsi mengharapkan, bantuan yang pihaknya berikan mampu meringankan dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Dalam kesempatan tersebut ia juga tak lupa mensosialisasikan kepada masyarakat, agar bersama-sama mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia dan mencegah terjadinya penyebaran di Provinsi Jambi.

"Kami juga terus mengingatkan masyarakat, agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat, melakukan pembatasan sosial seperti menjaga jarak, serta tidak keluar rumah apabila tak perlu. Sekalipun harus ke luar rumah, agar menggunakan masker," imbuhnya. (adv)

Penulis: Raden Romi

Editor: Rhizki Okfiandi