Dua Pelaku Penusukan Santri Cirebon Didor Polisi
BRITO.ID, BERITA CIREBON - Dua Pelaku penusukan santri di Kota Cirebon, Jawa Barat (Jabar) akhirnya dibekuk polisi pada Minggu dinihari (8/9). Keduanya ditembak petugas lantaran hendak melarikan diri dari penangkapan.
Diketahui Korban, M Rozian (17) santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kabupaten Kuningan, merupakan warga asal Kalimantan Selatan (Kalsel). Pelaku penusukan itu diantaranya Yadi Supriyadi alias Acil (19) warga Jalan Nelayan Kelurahan Panjunan, Kota Cirebon dan Rizki Mulyono alias Nono (18) warga Gotong Royong Kelurahan Lemahwukuk, Kota Cirebon.
Kedua pelaku sudah diamankan polisi dan dibenarkan Kapolresta Cirebon, AKBP Roland Ronaldy, Minggu (8/9).
Pertama kita tangkap Yadi di kampung Cangkol Selatan sekitar pukul 00.40 WIB dan selanjutnya kita tangkap Nono sekitar pukul 01.30 WIB di Kampung Api api Pengbiran," kata Kapolres.
Korban, M Rozian (17) santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kabupaten Kuningan, merupakan warga asal Kalimantan Selatan (Kalsel). Saat itu, dia bersama rekannya sedang menunggu kedatangan ibu korban di Jalan Cipto Mangunkusumo.
Sebelumnya, seorang santri tewas ditusuk orang tak dikenal pada Jumat (6/9/2019) malam. Polisi belum mengetahui senjata yang digunakan oleh pelaku menusuk korban hingga tewas.
"Saat penusukan terjadi, teman korban ini pergi meminta bantuan warga. Saat dia balik, korban sudah terjatuh dalam kondisi mengalami luka tusuk di bagian dada," ujar Roland.
Tidak lama, ibu kandung korban sampai di lokasi dan mendapati sudah kritis. Dia kemudian langsung melarikannya ke RSD Gunung Jati Kota Cirebon, namun dalam perjalanan nyawa korban sudah tak tertolong lantaran kehabisan darah. (Red)

Ari W