Elviana Soal Data EMIS Madrasah: Jangan Sampai Anak Kita Kehilangan Hak Beasiswa!
BRITO.ID, BERITA BUNGO – Anggota DPD RI Dapil Jambi, Dr. Hj. Elviana, M.Si, kembali menegaskan pentingnya pemerataan kesempatan pendidikan bagi seluruh pelajar di Kabupaten Bungo, termasuk siswa-siswi madrasah di bawah naungan Kementerian Agama.
Dalam pertemuan bersama jajaran Kemenag Bungo, kepala madrasah, dan pemangku kepentingan pendidikan, Elviana menyoroti urgensi penataan data Education Management Information System (EMIS) agar seluruh siswa madrasah terdata dengan baik dan bisa menikmati berbagai program bantuan pendidikan dari pemerintah pusat, seperti Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP).
“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun anak madrasah yang tertinggal. Banyak yang sebenarnya berhak mendapatkan beasiswa PIP, tapi karena datanya tidak masuk di EMIS, akhirnya mereka tidak bisa menikmati program tersebut,” ujar Elviana dengan tegas, Jumat (31/10/2025).
Menurut senator asal Jambi itu, tertib administrasi menjadi kunci utama agar bantuan pendidikan tepat sasaran. Ia menekankan bahwa EMIS bukan sekadar data formal, melainkan pintu masuk utama untuk memastikan seluruh siswa madrasah diakui dalam sistem pendidikan nasional.
“Data EMIS adalah nyawa bagi madrasah. Kalau datanya tidak rapi, maka anak-anak kita bisa kehilangan kesempatan. Jadi saya minta seluruh kepala madrasah agar serius memperbarui dan menertibkan datanya,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Elviana juga mengapresiasi program seragam gratis yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Bungo di bawah kepemimpinan Bupati Dedi Putra dan Wakil Bupati Ustaz Dayat. Ia menyebut program tersebut sangat membantu meringankan beban keluarga, namun berharap ke depan siswa madrasah juga mendapatkan perlakuan serupa.
“Kami sangat mengapresiasi program seragam gratis yang digagas Pak Bupati Dedi. Tapi ke depan, alangkah baiknya jika anak-anak madrasah juga bisa ikut merasakan manfaatnya. Kalau tidak bisa semua, sebagian pun sudah cukup membuat mereka merasa diperhatikan,” ucapnya.
Elviana menambahkan, pendidikan madrasah memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berakhlak dan berprestasi di Bungo. Karena itu, pemerataan program pendidikan dan bantuan sosial harus melibatkan semua satuan pendidikan, tanpa kecuali.
“Beasiswa PIP dan program seragam gratis harus berjalan beriringan sebagai wujud keadilan sosial di dunia pendidikan. Pemerintah daerah dan DPRD perlu bersinergi dengan Kemenag agar tidak ada lagi kesenjangan antara sekolah umum dan madrasah,” pungkasnya.
Dengan dorongan kuat dari Elviana, masyarakat pendidikan di Bungo berharap tata kelola data EMIS semakin tertib, sehingga setiap anak — tanpa memandang sekolahnya — dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk maju melalui jalur pendidikan.
(Ari Widodo)

Ari W