Evi Frimawaty: Pengelolaan LB3 Perusahaan di Provinsi Jambi Masih Rendah

Evi Frimawaty: Pengelolaan LB3 Perusahaan di Provinsi Jambi Masih Rendah

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi Evi Frimawaty mengatakan berdasarkan hasil pengawasan yang telah dilakukan DLH Provinsi Jambi Tahun 2018 tingkat ketaatan perusahaan dalam melaksanakan komitmen lingkungan tergolong masih rendah.

Pada pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) merupakan aspek yang sangat tidak taat dibanding dengan tingkat pengendalian lainnya. Sementara aspek pencegahan kebakaran hutan dan lahan, aspek penaatannya termasuk tinggi. Berdasarkan  sektor yang diawasi maka dapat digambarkan sebagai berikut:

 

"Tingkat ketaatan pada aspek dokumen tergambar dari kelalaian pemegang izin untuk melaporkan implemENtasi Rencana Kelola Lingkungan dan Pemantauan Lingkungan (RKL RPL) dan izin-izin Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) yang tidak diurus legalitasnya yakni: izin pembuangan limbah cair, izin penyimpanan Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) LB3, Izin Land aplikasi dan izin PPLH lainnya," kata Evi Frimawaty.

Pada aspek pengendalian pencemaran air dan udara, kejadian di lapangan terdapat perusahaan yang melebihi baku mutu lingkungan dan ada yang tidak melakukan pengambilan sampel secara swapantau.

Pada pengelolaan LB3 di lapangan, banyak kejadian dimana LB3 tidak dikelola menurut aturan yang telah dipersyaratkan. Sementara pada pemegang izin usaha perkebunan secara umum telah melengkapi SOP dan sapras untuk pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

 

Bagi perusahaan yang tidak taat telah diteruskan ke bagian penegakan hukum, selanjutnya  diberi sanksi administratif berupa teguran tertulis. Sementara pemegang izin yang sangat tidak taat terhadap 5 (lima) poin pengawasan telah diteruskan penegakan hukum pada sanksi yang lebih keras yakni: Paksaan pemerintah penghentian sementara kegiatan dan paksaan untuk penghentian sumber pencemaran. (sai)