FILM DOKUMENTER JAMBI: Masyarakat Sungai Gelampeh Kerinci Tak Lagi Berladang di TNKS

Warga Desa Sungai Gelampeh, Kecamatan Gunung Kerinci mulai sadar untuk tidak menebang kawasan hutan lindung. Kini mereka menunggu sentuhan pemerintah

FILM DOKUMENTER JAMBI: Masyarakat Sungai Gelampeh Kerinci Tak Lagi Berladang di TNKS
Kayu manis yang menjadi salah satu tanaman utama di Sungai Gelampeh. (Brito.ID)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Warga Desa Sungai Gelampeh, Kecamatan Gunung Kerinci mulai sadar untuk tidak menebang kawasan hutan lindung. Kini mereka menunggu sentuhan pemerintah. 

Tonton Videonya:

Sungai Gelampeh Kecamatan Gunung Kerinci memiliki enam Kelompok Tani Hutan (KTH) yang berinisiasi mengusulkan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman rakyat (IUPHHK-HTR). Wilayah ini berbatasan langsung dengan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

KPH bersama KKI Warsi menjadi pendamping dalam pengusulan HTR. Usulan direspon Mentri LKH dengan keluarlah empat SK Pemberian Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Pada Hutan Tanaman Rakyat Kepada Kelompok Tani Hutan di Desa Sungai Gelampeh dengan luas 348.07 hektare pada tanggal 27 Maret 2017.

Forest Program (FP) II PSKL KLHK bersama KFW pada awal 2019 mulai memetakan Sungai Gelampeh. Masyarakat yang tergabung dalam KTH sangat menunggu sentuhan program dari FP II. (red)