Gagal jadi Legislator, Caleg PDIP yang Bakar Kotak Suara Terancam 10 Tahun Penjara

Gagal jadi Legislator, Caleg PDIP yang Bakar Kotak Suara Terancam 10 Tahun Penjara

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Setelah gagal menuju kursi parlemen di DPRD Kota Sungai Penuh, Khairul Saleh (53) yang merupakan Calon Legislatif (Caleg) dari partai PDIP kini harus siap sedia menjalani hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Tak hanya itu rekannya Robin Yanet (33) yang merupakan Paniti Pengawas Kelurahan (PPL) kinipun harus siap-siap menjalani hukuman penjara maksimal 10 tahun. Pasalnya, mereka merupakan otak dari pembakaran kotak suara di TPS 01, 02 dan 03 di Sungai Penuh.

Direktur Kriminal Umum (Dir Krimum) Polda Jambi, AKBP Edi Faryadi Rabu (24/4/2019) menjelaskan setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif, pelaku yang merupakan otak dari pembakaran 700 surat suara.

Dan kini telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Jambi. Dikatakannya, untuk kotak suara yang terbakaran itu meliputi surat suara Calon Presiden, DPR RI, DPR Provinsi, DPRD kabupaten/kota dan DPD RI.

"Di tiga TPS tersebut DPTnya sebanya 1.071. Yang berlokasi di SDN 063/XI Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung," ujarnya.

Disampaikannya, kejadian itu bermula saat petugas KPPS tengah melakukan penghitungan suara 18 April lalu sekira Pukul 03.00 WIB. Disaat itu, lampu penerangan tiba-tiba padam, kemudian terjadi keributan di luar lokasi penghitungan suara. Saat itu orang tak dikenal membawa sejumlah kotak suara lalu membakarnya.

Setelah mendapat laporan, polisi melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Berdasarkan alat-alat bukti, seperti perbincangan tersangka di media sosial dan keterangan saksi akhirnya Khairul Saleh bisa diamankan. "Untuk pelaku pembakarannya saat ini Polres Kerinci tengah melakukan penyelidikan," tegasnya. (Red)

Reporter : Deni S