Gila! Siswa SD Tawuran Pakai Senjata Tajam Saling Serang

Gila! Siswa SD Tawuran Pakai Senjata Tajam Saling Serang
Istimewa

BRITO.ID, BERITA SUKABUMI - Tawuran pelajar di Kabupaten Sukabumi tidak hanya merambah pelajar tingkat SMP. Perilaku menyimpang para generasi bangsa ini mulai menyasar siswa tingkat Sekolah Dasar (SD).

Terbaru, aksi tidak terpuji ini diabadikan melalui video yang berdurasi 19.59 detik. Sontak, aksi siswa berseragam merah putih tersebut menggegerkan masyarakat Sukabumi.

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, tawuran terjadi pada Jumat (21/2) lalu. Dalam video tersebut, sejumlah anak berada di sebuah lapangan terbuka. Mereka membawa senjata tajam berupa celurit dan gir yang sudah dimodifikasi.

Terlihat beberapa anak mengenakan seragam SD, ada juga yang memakai celana SD namun atasannya baju olahraga. Sedangkan lawannya, sejumlah anak yang memakai sweater hitam dan nampak juga anak berpakaian seragam SMP.

Camat Cicurug Wawan Godawan membenarkan aksi tawuran pelajar SD ini terjadi di Kecamatan Cicurug pada Jumat lalu. Pihaknya bersama kepolisian sudah mendatangi sekolah bersangkutan.

“Saya bersama Kapolsek sudah mengkonfirmasi ke pihak sekolah yang terlibat, termasuk upaya antisipasi ke depannya. Untuk lebih jelas lagi silakan hubungi Kapolsek,” kata Wawan kepada Radar Sukabumi, Rabu (26/2).
 

Wawan sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk segera menyikapi persoalan tersebut. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait agar segera dilakukan pembinaan. Hal ini untuk mengantisipasi kejadian serupa,” ujar Wawan.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara mengutuk keras aksi tawuran pelajar tersebut.

“Saya juga tadi dapat videonya. Kaget pastinya, terus sangat prihatin melihat pelajar SD seperti itu. Saya rasa harus ada langkah yang dilakukan, saya sudah membahas persoalan ini dengan Komisi VI untuk segera menyambangi sekolah bersangkutan untuk pembinaan. Kami mengutuk keras aksi tawuran pelajar ini,” ungkap Yudha

Pada Senin mendatang, sambung Yudha, DPRD bakal memanggil Kepala Dinas Pendidikan dan OPD terkait lainnya untuk berembuk mencari solusi menyikapi aksi-aksi yang kerap terjadi pada akhir-akhir ini.

“Kita selamatkan generasi bangsa ini dari sikap kekerasan. Kami akan segera memanggil Kadisdik beserta OPD terkait, nanti kami rembukan langkahnya seperti apa, agar bisa merangkul para pelajar sehingga tidak melakukan aksi brutal,” ujar Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi ini.

Sumber: JPNN.com/radarsukabumi
Editor: Ari