Giliran Asrul, Orang Dekat Zola Dicecar Hakim Terkait Uang 5 Miliar dari Asiang

Giliran Asrul, Orang Dekat Zola Dicecar Hakim Terkait Uang 5 Miliar dari Asiang
Zola, Asrul, Effendi Hatta, dan Muhammadiyah bersaksi dengan terdakwa Joe Fandi alias Asiang. (Deni/Brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Sidang mendengarkan keterangan saksi atas terdakwa Joe Fandy Yoesman Pandepotan di Pengadilan Tipikor Jambi, Selasa (12/11/2019) dimulai. Kali ini, Hakim mempertanyakan kepada Asrul yang merupakan orang dekat Zola terkait peminjaman uang oleh terdakwa Arfan senilai Rp5 miliar.

Ketua Majelis Hakim, Viktor yang memimpin persidangan bertanya apakah Asrul mengetahui Arfan meminjam uang kepada terdakwa Asiang. "Apakah saudara mengetahui persoalan itu," ujar hakim.

Asrul mengetahui Arfan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi itu ada meminjam uang.

"Saya tahu di pesawat saat perjalanan dari Jambi menuju Jakarta," kata Asrul.

Asrul menyebutkan, saat itu terdakwa mengatakan jika Arfan datang ke rumah terdakwa meminjam uang Rp5 miliar.

"Pak Arfan tak ada menemui saya, soal itu," kata Asrul menirukan percakapan dengan Asiang. 

Lanjut Asrul, ketika setibanya di Jakarta, dia bertemu dengan Kepala Perhubungan Jambi di Jakarta, Amidi.

"Saat itu mau bertemu dengan kontraktor terkait dengan proyek di Tanjung Jabung Timur," ucapnya.

Hakim Viktor mempertahankan kenapa terdakwa mendadak bertanya soal uang yang dipinjam Arfan. "Ga tau yang Mulia," ujarnya.

Dijelaskan Asrul, terkait pertemuan dirinya dengan Amidi itu dikarenakan ada pesan dari pak Sekda (Erwan Malik, red) yang disampaikan melalui Arfan. 

"Pertemuan di Hotel Sultan Jakarta, perihal peminjaman uang," ungkapnya.

Intinya dalam pertemuan dengan Amidi itu,  apakah terdakwa mendapat proyek di 2018. "Mungkin waktu itu Amidi memikirkan kalau saya orang dekatnya Zola," jelasnya kepada Hakim. (RED)

Reporter : Deni S