GM Angkasa Pura II Bandara Sultan Thaha Bantah Isu Pesawat Garuda Alami Kebakaran

GM Angkasa Pura II Bandara Sultan Thaha Bantah Isu Pesawat Garuda Alami Kebakaran
Istimewa

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Eksekutif Genaral Manager Angkasa Pura II Bandara Sultan Thaha Jambi Muhamad Hendra Irawan menyatakan tidak benar ada berita atau isu pesawat Garuda rute Jambi - Jakarta mengalami kebakaran kecil pada Jumat sekitar pukul 11.00 WIB sebelum berangkat dari Bandara Sultan Thaha Jambi.

 

"Menanggapi munculnya berita atau isu terkait adanya insiden kebakaran pada pesawat Garuda GA 127 Rute DJB-CGK, dapat kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidaklah benar," kata Hendra Irawan di Jambi, Jumat (13/2).

 

Pesawat Garuda Indonesia tersebut memang sempat mengalami kendala pada sistem kelistrikan sehingga penumpang sebanyak 116 orang yang berada di dalam pesawat kembali diturunkan ke ruang tunggu demi kenyamanan penumpang selama dilakukan pengecekan oleh teknisi.

 

Isu yang beredar dan muncul, pihak bandara memastikan tidak ada kejadian seperti yang ramai di media sosial, walaupun memang sekitar pukul 11.00 WIB pesawat GA 127 mengalami penundaan jadwal pemberangkatanya karena ada masalah di kelistrikanya yang kemudian ditangani langsung oleh teknisinya.

 

Hendra mengatakan, setelah para penumpang diturunkan kemudian dilakukan pengecekan peralatan kelistrikannya karena sempat ada masalah dan sekitar satu jam penumpang diturunkan dari pesawat, kemudian dilakukan perbaikkan pesawat oleh teknisi Garuda.

 

"Sempat satu jam penerbangan didelay dan penumpang diturunkan ke ruang tunggu lagi dan sekitar sejam kemudian diberangkatkan lagi dan kini sudah tiba dengan selamat di jakarta," kata Hendra Irawan.

 

Setelah satu jam dilakukan perbaikan dan diyakini pesawat dalam keadaan cukup aman maka 116 orang penumpang kembali naik ke pesawat dan kemudian diberangkatkan menuju Jakarta.

 

"Tidak ada percikan api dan hanya mengeluarkan bau dari konsleting listrik saja dan itulah yang mungkin dianggap oleh penumpang pesawat terbakar," kata Hendra Irawan.

 

Sementara itu salah satu mekanik Garuda Indonesia Leonardo Siregar mengatakan setelah mendapatkan informasi pihaknya langsung memeriksa keadaan pesawat dan langsung memperbaikinya. Setelah diyakini aman direkomendasikan untuk kembali berangkat dari Bandara Sultan Thaha Jambi menuju Jakarta.

 

Setelah dilakukan pengecekan, pesawat dinyatakan laik operasi oleh teknisi dan dapat melanjutkan penerbangan ke Jakarta (CGK) pada pukul 12.14 WIB penumpang boarding kembali dan pesawat diberangkatkan yang kemudian tiba di CGK pada pukul 13.40 WIB dengan aman dan lancar.

 

Sumber: Antara

Editor: Ari