Halangi Warga Gunakan Hak Pilih, Dua KPPS di Kota Jambi Ini Terancam Dua Tahun Penjara

Halangi Warga Gunakan Hak Pilih, Dua KPPS di Kota Jambi Ini Terancam Dua Tahun Penjara

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Dua Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kota Jambi terancam di pidana dua tahun penjara. Pasalnya, keduanya terbukti melanggar Pasal 510 tentang penyelenggaraan Pemilu.

Disampaikan Ketua Bawaslu Kota Jambi, Ari Juniarman, Sabtu (27/4/2019). Ketua KPPS itu diantaranya Marini yang merupakan Ketua Tempat Pemungutan Suara (TPS) 15 Kelurahan Wijayapura, Kecamatan Jambi Selatan dan Suritno Ketua TPS 8 Kelurahan Simpang III Sipin.

Dijelaskannya, keduanya itu diduga menghalangi peserta Pemilu untuk menyalurkan hak suaranya. Pasalnya, salah seorang peserta Pemilu yang membawa Surat Keterangan (Suket) di wilayah Wijayapura pada Pukul 12.30 WIB namun tidak dilayani.

"Untuk wilayah Simpang III Sipin salah seorang warga tidak diperbolehkan memberikan hak suaranya pada Pukul 12.00 WIB dengan dalih waktu pemungutan suara telah usai," ujarnya. Ditambahkannya, selain terancam kurungan penjara maksimal 2 tahun, keduanya juga diancam denda maksimal Rp 24 juta sesuai aturan yang berlaku. (RED)

Reporter: Deni S