Hanya Ingin Beli Rokok, Mahasiswa Ini Nekat Maling Besi

Hanya Ingin Beli Rokok, Mahasiswa Ini Nekat Maling Besi
Pelaku Yang Diamankan di Mapolsek Betara (Heri Anto/ BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA TANJAB BARAT- AM (18) seorang Mahasiswa di salah satu Universitas ini, harus rela mendekam di sel Mapolsek Betara.

Ia diamankan lantaran mencuri ratusan besi milik PT Petro China. Akibat kejadian ini, perusahaan tersebut merugi hingga puluhan juta rupiah.

Kejadian ini bermula ketika Mapolsek Betara, sekitar pukul 15.30 WIB, Kamis kemarin (31/10/19) menerima laporan kalau ada transaksi penjualan besi, yang pernah dilaporkan Petro China.

Baca Juga: Maling Burung Murai Batu, ABG Ini Babak Belur Dihajar Warga

Mendapatkan laporan ini, Kapolsek bersama tim Opsnal pun turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Sesampainya di lokasi transaksi, aparat pun langsung mengamankan AM bersama barang buktinya. Selanjutnya, AM pun dibawa ke Mapolsek untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Betara, Iptu S Harefa, yang dihubungi membenarkan penangkapan tersebut, dan mengatakan dalam melakukan aksi pencurian, AM ditemani dua orang lain yang masih berstatus buron.

"Kasus ini masih kita dalami, dan dua tersangka berinisial AJ dan Am masih belum DPO." Katanya.

Baca Juga: Terima Berkas Fachrori, Ambiar : Ini Bisa Menjadi Perubahan Bagi Berkarya

Selain itu, Kapolsek juga menyebutkan kalau besi yang dicuri oleh AM diantaranya, manipul baut plank 6 inchi (900) stainles satu buah, Baut sebanyak 99 buah ukuran 13/16. Tutup manipull plank 4 inchi (900), plank 6 inchi (600) karbon, tiang spot kabel satu batang, baut 4 inchi (900) stainles sebanyak delapan buah, baut 6 inchi (900) stainles sebanyak delapan buah, baut 4 inchi (900) stainles sebanyak delapan buah. Dan pelapor patroli menuju NEB 68 telah hilang baut 6 inchi (900) stainles sebanyak 12 (dua belas) buah, baut 4 inchi (900) sebanyak empat buah.

"Dan akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp. 50.000.000" tukasnya.

Redaktur: Rhizki Okfiandi

Kontributor: Heri Anto