Hilang Sejak Oktober Tahun Lalu, Nenek 80 Tahun di Merangin Ini Ditemukan Sudah Menjadi Tengkorak

Warga Desa Pauh Menang Kecamatan Pamenang mendadak gempar, sekitar pukul 06.30 WIB hari ini, Senin (22/3/2021). Betapa tidak, warga menemukan tengkorak manusia di kawasan kebun sawit milik salah satu warga.

Hilang Sejak Oktober Tahun Lalu, Nenek 80 Tahun di Merangin Ini Ditemukan Sudah Menjadi Tengkorak
Proses Penyelikan di Lokasi Kejadian (ist)

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Warga Desa Pauh Menang Kecamatan Pamenang mendadak gempar, sekitar pukul 06.30 WIB hari ini, Senin (22/3/2021). Betapa tidak, warga menemukan tengkorak manusia di kawasan kebun sawit milik salah satu warga.

Informasi yang didapat, tengkorak tersebut diketahui merupakan seorang perempuan berusia 80 tahun bernama Sukarni yang dinyatakan hilang sejak Oktober 2020 lalu.

Penemuan ini bermula ketika seorang warga, Boni (30) warga Dusun Kenalip Kelurahan Pamenang, hendak memanen sawit di lokasi kejadian. Saat memanen, Boni menemukan sehelai kain yang berada di dalam sumur.

Merasa curiga, Boni pun menarik kain tersebut. Sesampainya di atas, Boni terkejut, karena menemukan tengkorak manusia. Sontak Boni pun berlari dan melaporkan kejadian ini ke warga sekitar.

Aparat Polsek Pamenang yang mendapat informasi pun langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Di TKP, Polisi mengumpulkan barang bukti dan mengambil keterangan saksi.

Tak beberapa lama, akhirnya diketahui kalau tengkorak ini adalah Sukarni, seorang perempuan yang berusia 80 tahun, dan telah dilaporkan hilang semenjak Oktober tahun lalu.

Kapolsek Pamenang, Iptu Fatkur Rohman, yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, dan mengatakan kasus ini berhasil diungkap setelah cucu dari Sukarni membenarkan kalau kain yang ditemukan tersebut merupakan milih neneknya.

"Ya, jadi benar ada penemuan sesosok mayat yang sudah menjadi tengkorak, dan akhirnya diketahui tengkorak ini beridentitas Sukarni warga Desa Pauh Menang," ujar Kapolsek.

Kapolsek menceritakan, awal mula Sukarni hilang itu dilaporkan sejak Oktober 2020 lalu, di mana saat itu pihak keluarga melaporkan kalau Sukarni telah menghilang beberapa hari.

"Saat itu, kita beserta pihak keluarga terus melakukan pencarian selama satu minggu, tetapi tak kunjung ketemu, dan akhirnya baru sekarang ditemukan," kata Kapolsek.

"Pihak keluarga juga telah menolak untuk melakukan autopsi, sehingga jasad sudah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan," tambahnya.

Penulis: Rhizki Okfiandi