Jambret Saat Libur Sekolah, Satu Pelajar Tewas Usai Tabrak Truk

Dua pelajar di Medan menabrak truk setelah diduga menjambret ponsel warga. Salah satu pelajar tewas akibat tabrakan itu.

Jambret Saat Libur Sekolah, Satu Pelajar Tewas Usai Tabrak Truk
Ilustrasi. (Istimewa)

Jambret Saat Libur Sekolah, Satu Pelajar Tewas Usai Tabrak Truk

BRITO.ID, BERITA MEDAN - Dua pelajar di Medan menabrak truk setelah diduga menjambret ponsel warga. Salah satu pelajar tewas akibat tabrakan itu.

"Kejadiannya pada Kamis (2/4). Ada dua pelaku jambret. Satu di antaranya tewas setelah menabrak truk saat kabur dan dikejar oleh warga," kata Kapolsek Medan Timur Kompol Muhammad Arifin kepada wartawan, Jumat (3/4/2020).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Mustafa, Medan Timur, Kamis (2/4). Kedua pelajar itu diduga menjambret ponsel seorang wanita.

Korban jambret yang terjatuh kemudian berteriak meminta tolong. Warga sekitar yang mendengar teriakan itu langsung mengejar dua pelajar itu.

Wanita yang menjadi korban jambret tersebut kemudian membuat laporan ke kantor polisi. Tak berselang lama, polisi mendapat laporan dua orang diduga jambret itu diamankan warga di Jalan Cemara.

"Petugas ke lokasi dan ternyata sudah dievakuasi ke RS Imelda karena mengalami kecelakaan tabrak truk berdiri di pinggir jalan hingga satu dari mereka mengalami luka berat di kaki dan kepala," sebut Arifin.

Petugas kemudian membawa keduanya ke RS Bhayangkara Medan. Namun salah satu jambret berinisial FG dinyatakan tewas.

"Sesampai di RS Bhayangkara, mereka diperiksa kembali. Namun pelaku berinisial FG dinyatakan telah meninggal dunia," sebut Arifin.

Arifin menyebut keduanya masih berstatus sebagai pelajar dan tinggal di Kecamatan Percut Sei Tuan. Jasad FG langsung dibawa keluarga untuk dikebumikan, sementara seorang lagi dijerat sebagai tersangka.

"Pelaku FG langsung diambil oleh pihak keluarganya untuk dikebumikan. Keluarganya pun menolak diautopsi. Sementara itu, AF diamankan ke Mapolsek setelah mendapat perawatan medis. Dia akan disangkakan dengan Pasal 365 KUHP," ujar Arifin.

Sumber: detikcom
Editor: Ari