Warga Bandel Soal Prokes, Satgas Covid-19 Bungo: Jangan Sampai Terkena Baru Sadar

Masih rendahnya masyarakat di Jambi terutama di Kabupaten Bungo dalam menyadari pola hidup di era new Normal (Normal Baru) menjadi PR semua pihak. Hal itu diakui Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bungo Tobroni Yusuf, Senin (2/11/2020).

Warga Bandel Soal Prokes, Satgas Covid-19 Bungo: Jangan Sampai Terkena Baru Sadar
Pengendara motor tak menggunakan masker melintas di Jalan di Taman Pusparagam Kabupaten Bungo-Jambi. (red/brito.id)

BRITO.ID, BERITA BUNGO - Masih rendahnya masyarakat di Jambi terutama di Kabupaten Bungo dalam menyadari pola hidup di era new Normal (Normal Baru) menjadi PR semua pihak. Hal itu diakui Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bungo Tobroni Yusuf, Senin (2/11/2020).

Kata Tobroni, seperti halnya di Taman Pusparagam, Kecamatan Pasar Muarabungo masyarakat selalu kucing-kucingan kepada petugas. Disaat petugas hadir, mereka patuh dengan menggunakan masker dan lainnya. 

"Tidak mungkinlah kami ini setiap hari harus duduk dan mengamati di Semagor (Pusparagam). Tentu yang kita butuhkan kesadaran masyarakat agar patuh dengan protokol kesehatan (Prokes). Namun untuk razia Prokes tetap kami lakukan secara berkala," terang Kepala BPDB Kesbangpol Bungo ini.

Dia berharap masyarakat harus menyadari pentingnya patuh dengan Prokes. Jangan sampai ketika sudah terkena Covid-19 baru sadar. 

"Jadi kalau sudah terkena baru menyesal. Jadi harus benar-benar patuh dong, mulai pakai masker, jaga jarak, tidak berkerumun, dan menyiapkan hand sanitizer," katanya.

Sementara berdasarkan data Satgas Covid-19 Kabupaten Bungo hingga Senin 2 November 2020 untuk pasien suspek sebanyak 24 orang, rinciannya dalam proses pemantauan 6 orang dan selesai pemantauan 18 orang. 

Kemudian konfirmasi positif totalnya sebanyak 91 orang dengan rincian dalam proses 68 orang dan selesai 23 orang. 

"Untuk pasien yang sembuh itu sebanyak 23 orang dan hingga hari ini jumlah pasien meninggal 5 orang," terang Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Bungo Dr Safarudin Matondang, Senin (2/11). (ari)