Kawasan Kemingking Muarojambi Ditetapkan Sebagai Kawasan Industri, Begini Kata Pemkab

Kawasan Kemingking Muarojambi Ditetapkan Sebagai Kawasan Industri, Begini Kata Pemkab
Ilustrasi

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Kawasan Desa Kemingking Kecamatan Tamanrajo Kabupaten Muarojambi ditetapkan oleh pemerintah pusat menjadi kawasan industri.

Sebelumnya, dalam peraturan daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), daerah Kemingking merupakan kawasan Hak Guna Usaha (HGU).

"Sebelumnya kawasan kemingking itu di dalam RTRW-nya masuk dalam kawasan HGU, sekarang di RPJMN (Rencana Pernah Jangka Menengah Nasional), kawasan itu masuk dalam kawasan industri, jadi kita akan melakukan penyesuaian dengan RPJMD provinsi dan RPJM Nasional," sebut Yultasmi, Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Muarojambi Senin (3/2/20).

Dijelaskan Yultasmi, Pemkab Muarojambi telah melakukan pembahasan tentang penyesuaian RPJMD Kabupaten dengan RPJMD Provinsi dan RPJM Nasional.

Ini lantaran karena adanya Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 90 Tahun 2019 Tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah. Perubahan ini, lanjut Yultasmi, agar RPJMD sejalan dan sesuai dengan RPJMN.

Diterangkannya, ada sekitar 2000 hektare luas lahan di Kemingking yang bakal dijadikan kawasan industri yang merupakan proyek nasional yang nantinya akan dikelola oleh PT Jambi Kemingking Ecopark.

"PT JKE ini sudah lama ingin berinvestasi menjadikan kawasan tersebut sebagai kawasan industri, namun kemarin masih terkendala oleh RT RW kita. Karena peruntukkan lahannya terbatas untuk Perkebunan dan Industri Perkebunan, tapi sekarang karena ada perubahan di RPJMN 2020 - 2024 diinformasikan bahwa pemerintah pusat sudah menjadikan daerah tersebut menjadi kawasan industri, maka kita pemerintah daerah ini akan menyesuaikan saja, dan dalam waktu dekat akan dibahas dengan pihak legislatif," sebutnya.

Dijelaskannya untuk kabupaten Muarojambi ada dua kawasan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Pertama kawasan Candi dan kedua Kawasan industri.

"Kalau kita berharapnya, lebih banyak lagi kawasan dalam Muarojambi dan daerah sekitar daerah kita ini ditetapkan pemerintah pusat sebagai daerah Kawasan-kawasan skala Nasional, Ketika itu ditetapkan sebagai daerah Kawasan, tentu akan berdampak pada percepatan pertumbuhan ekonomi bagi daerah kita," cetus Yultasmi yang juga menjabat Kepala Dinas PUPR Muarojambi.

Dijelaskannya, Ada 7 agenda Pembangunan RPJMN IV tahun 2020 - 2024. Diantaranya memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan, nengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan, meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing, revolusi mental dan pembangunan kebudayaan, memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi pelayanan dasar, membangun lingkungan hidup serta memperkuat stabilitas Polhukhankam dan transformasi pelayanan publik.

"Jadi kalau untuk rancangan perubahan RPJMD ini kita sudah siapkan drafnya dan telah melalui tahapan pembahasan dgn Tim Pansus DPRD Muarojambi dan telah diinformasikan dari TIM Pansus, dalam minggu depan menjadwalkan untuk diparipurnakan. Kita siap saja," pungkasnya. 

Penulis: Raden Romi

Editor: Rhizki Okfiandi