Kecelakaan Kerja Pembangunan Jembatan Merangin, Balai Pengawas Tenaga Kerja: Kita Pasti Ambil Keterangan

Kecelakaan kerja di Pembangunan Jembatan Merangin yang dikerjakan oleh PT Maju Karya Utama (MKU) ternyata menarik perhatian banyak pihak. Satu diantaranya UPTD Balai Pengawas Tenaga Kerja Provinsi Jambi.

Kecelakaan Kerja Pembangunan Jembatan Merangin, Balai Pengawas Tenaga Kerja: Kita Pasti Ambil Keterangan
Kapolres dan Dandim Saat Ikut Melakukan Pencarian Terhadap Korban (ist)

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Kecelakaan kerja di Pembangunan Jembatan Merangin yang dikerjakan oleh PT Maju Karya Utama (MKU) ternyata menarik perhatian banyak pihak. Satu diantaranya UPTD Balai Pengawas Tenaga Kerja Provinsi Jambi.

Fungsional UPTD Balai Pengawas Tenaga Kerja Wilayah II Jambi, Dedi Eka Putra, yang dikonfirmasi Brito.id mengatakan kalau Ia sudah turun langsung ke lokasi kejadian.

"Kita sudah turun ke lokasi, dan kita juga sudah berusaha meminta keterangan, tetapi sekarang masih sulit, karena kan masih dalam tahap pencarian korban," katanya.

Disebutkannya, dalam hal ini pihaknya tetap akan meminta keterangan para saksi, khususnya mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

"Keterangan saksi tetap kita butuhkan, tetapi yang jelas untuk proses lebih lanjutnya, tetap pihak kepolisian yang lebih tepat," ujarnya.

"Makanya kita masih menunggu ni, seperti apa kelanjutannya," tambahnya.

Untuk diketahui, seorang pekerja pembangunan jembatan Merangin, Abdul Haris, hanyut terseret arus sungai, saat memeriksa besi di bawah pondasi jembatan, tali yang mengikat badannya putus akibat tidak mampu menahan derasnya arus sungai.

Penulis: Rhizki Okfiandi