Keren! Saudagar Bugis Berkumpul, Hotel di Makassar Dapat Untung

Pertemuan Perkumpulan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) memberikan dampak positif pada sektor perhotelan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada masa endemi.

Keren! Saudagar Bugis Berkumpul, Hotel di Makassar Dapat Untung
Ridwan Wahyudi (ist)

BRITO.ID, BERITA MAKASSAR - Pertemuan Perkumpulan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) memberikan dampak positif pada sektor perhotelan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada masa endemi.

"PSBM ini memberikan dampak positif, karena banyak tamu-tamu dari berbagai daerah menginap di hotel. Efeknya itu dari tanggal 14-15 Mei kita full kamar," kata Marketing Communication Manager Hotel Claro, Ridwan Wahyudi di Makassar, Sabtu (14/5).

Ia mengatakan dampak positif dari PSBM ini sektor perhotelan di Kota Makassar, khususnya di Hotel Claro mengalami peningkatan tingkat okupansi hotel. Tingkat okupansi hotel, lanjut dia, kini menjadi 100 persen dengan komposisi sekitar 60 persen dari total 585 kamar diisi tamu dan peserta PSBM 2022.

"Kami bersyukur karena sudah kedua kalinya Hotel Claro menjadi tempat penyelenggaraan PSBM, setelah yang pertama 2019 sebelum pandemi COVID-19," katanya.

Dia mengatakan dibandingkan pada awal pandemi tingkat okupansi pada pertengahan 2020 itu hanya sekitar 8 persen hingga 10 persen.

Sementara pada 2021 tingkat okupansi hotel sudah naik menjadi sekitar 40 persen. Kemudian pada awal 2022, tingkat okupansi hotel menjadi rata-rata 70 persen setelah penerapan kebijakan pemerintah yang sudah melonggarkan PPKM.

Selain sektor perhotelan yang mendapatkan dampak positif dari PSBM tersebut, Ketua DPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Makassar juga memperoleh dampak positif.

Hal itu diungkapkan Ketua DPC HIPMI Makassar Fadel Tauphan Ansar. Menurut dia, pertemuan para saudagar dari berbagai provinsi bahkan dari negara tetangga itu akan membuka jejaring baru bagi anggota DPC HIPMI Makassar.

"Tentu PSBM ini akan memberikan dampak positif, karena jejaring akan bertambah dan bisnis pun menjadi berkembang," katanya.

Sumber: antara

Editor: Ari