Kesal Tak Diakui Kepala Keluarga, Seorang Ayah di Merangin Tampar dan Seret Anak Tirinya

Kesal Tak Diakui Kepala Keluarga, Seorang Ayah di Merangin Tampar dan Seret Anak Tirinya

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Hotdo Herman Marmbun (40), warga Desa Tambang Emas, Kecamatan Pamenang Selatan menganiaya anak tirinya NW (16) saat berada di kediamannya. Pelaku marah karena tak dianggap sebagai kepala keluarga oleh NW.

Penganiayaan yang dilakukan Herman Sabtu(1/9) sekitar pukul 23.00. Saat itu korban sedang tertidur. Pelaku lalu membangunkannya. Usai bangun korban lalu dibawa keluar kamar. Pelaku lalu bertanya ke korban. "Kamu tahu saya kepala rumah tangga di rumah ini," tanya pelaku. "Tahu," jawab korban.

Pelaku kembali bertanya: "Kau anak siapa?" Korban menjawab jika dirinya adalah anak ibunya. Mendengar itu pelaku naik pitam. Dia kesal dan langsung menampar korban hingga tiga kali.

Tak puas menampar anak tirinya, pelaku lalu menyeret korban. Saat pelaku menarik korban, ibu korban datang dan berusaha untuk menyelamatkan anaknya. Namun bukannya berhenti, pelaku justru menendang ibu korban hingga terjatuh.

Usai dianiaya oleh ayah tirinya korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pamenang. Usai menerima laporan korban, sekitar pukul 14.00 Wib Jumat(14/9) pelaku langsung ditangkap petugas Polsek Pamenang.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kapolsek Pamenang AKP Niko Darutama mengatakan anggotanya telah mengamankan pelaku penganiayaan. "Pelaku sudah kita tahan. Kini dalam proses penyidikan kasusnya," ujarnya. (odi)