Desa Air Liki & Air Liki Baru Paling Terisolir, Ini Solusi Anggota DPRD Merangin

Desa Air Liki & Air Liki Baru Paling Terisolir, Ini Solusi Anggota DPRD Merangin
Warga menumpang perahu menuju Desa Air Liki, Merangin. (Rhizki/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Desa Air Liki dan Desa Air Liki Baru di Kecamatan Tabir Barat, menjadi Desa yang paling terisolir saat ini. Pasalnya akses satu-satunya menuju dua Desa tersebut hanyalah menggunakan transportasi air yakni perahu.

Berbagai upaya untuk menembus akses jalan menuju Desa tersebut sudah beberapa kali dilakukan. Seperti pembukaan Jalan Desa Ngaol menuju Air Liki, yang dilaksanakan Bupati H Nalim beberapa tahun lalu yang terkendala dengan medan jalan. Kemudian usulan pembukaan Jalan baru yang menembus kawasan TNKS, hingga berbagai upaya lainnya. Namun, hingga kini upaya pembukaan jalan tersebut tak kunjung terealisasi.

Untuk itu, Anggota DPRD Merangin, As’ari El Wakas, dari Fraksi Demokrat mengusulkan berbagai solusi untuk menembus Jalan tersebut. Pria yang juga asli Kecamatan Tabir Barat ini mengatakan, upaya untuk membelah jalan TNKS, mendapat kendala dari Kementerian Kehutanan, sehingga Ia memberikan beberapa solusi ke Bupati Merangin, diantaranya pembukaan jalan dengan mengikuti Batang Ngaol.

“Pembukaan jalan ini kan selalu saja ada kendala, contoh jalan yang dibuka oleh Bupati Merangin sebelumnya, medan jalannya sangat sulit ditempuh, kemudian ada juga upaya untuk membelah kawasan TNKS, itu juga terkendala dengan izin. Makanya saya ada solusi yakni membuka jalan dengan mengikuti Batang Ngaol,” ungkap pria yang akrab disapa Puk ini kepada wartawan.

Ia menyebutkan, setelah melihat kondisi di lapangan, perkiraan panjang jalan mengikuti Batang Ngaol yakni sepanjang 12 Km, dan nantinya akan menembus Desa Air Liki.

“Tetapi ini kan baru solusi, tentunya perlu pengkajian lebih dalam lagi, agar memang upaya Pemerintah untuk membuka jalan menuju dua Desa ini benar-benar terwujud,” ujarnya.

Bahkan solusi ini pun telah disampaikan ke Bupati Merangin, dan memang dalam waktu dekat Pemerintah bersama DPRD akan melakukan pengkajian.

“Sudah saya sampaikan ke Bupati, kita tinggal menunggu pengkajiannya saja, semoga ini benar-benar bisa terwujud,” harapnya. (RED)


Kontributor : Rhizki Okfiandi