Kredit Fiktif di Bank Mandiri, Tiga Terdakwa Ini Dituntut Penjara

Kredit Fiktif di Bank Mandiri, Tiga Terdakwa Ini Dituntut Penjara
Tiga terdakwa menjalani persidangan di PN Jambi. (Hendro/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI -  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jambi membacakan tuntutannya, terhadap 3 terdakwa kasus kredit fiktif, yang terjadi di Bank Mandiri KCP Samratulangi. 

Ketiga terdakwa dituntut dengan hukuman yang berbeda-beda, Selasa (20/8).

Oleh jaksa, para terdakwa dinyatakan terbukti melakukan perbuatan hukum dan menimbulkan adanya kerugian negara. 

"Menuntut supaya majelis hakim menghukum penjara terhadap terdakwa Ifan, selama 3 tahun 6 bulan penjara, dan denda 50 juta, subsider 6 bulan," kata Jaksa I Putu Eko. 

Selain hukuman penjara, Ifan juga dikenakan untuk membayar Uang Pengganti sebesar Rp3 Miliar. Dengan ketentuan jika tidak dibayar maka diganti dengan kurungan selama 1 tahun 8 bulan penjara.

Sementara untuk terdakwa Farida, dituntut dengan hukuman selama 2 tahun 6 bulan penjara, dan denda Rp50 juta, subsider 6 bulan kurungan. Tuntutan lebih rendah diberikan kepada terdakwa Tony, yakni hanya 1 tahun 6 bulan penjara, dengan denda yang sama.

"Perbuatan terdakwa melanggar pasal 3 ayat (1), junto Pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 Tahun 2001, tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tidndak pidana korupsi, junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP," kata jaksa.

Atas tuntutan tersebut, ketiganya diberikan kesempatan untuk menyampaikan pembelaannya, pada seminggi kedepan. 

Diketahui, ketiga terdakwa dalam kasus ini dinyatakan telah merugikan keuangan negara mencapai Rp. 2,6 miliar, dalam kasus kredit fiktif di Bank Mandiri KCP Samratulangi. (RED)

Kontributor : Hendri S