Kuota CPNS Hanya 240, Walikota: Kekurangan dengan Menambah PTT

Kuota CPNS Hanya 240, Walikota: Kekurangan dengan Menambah PTT
Walikota Jambi Sy Fasha. (Dok/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Pemerintah Kota Jambi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Jambi kembali membuka penerimaan ASN tahun 2019. 

BKPSDM akan menerima sebanyak 240 kuota CPNS dan PPPK. Hal ini diungkapkan Kepala BKPSDM Kota Jambi, Liana Anggraini, Sabtu (7/9).

Kata dia hingga kini masih menunggu surat resmi dari Menpan RB. Sehingga belum bisa memastikan kapan pelaksanaan tes akan dilakukan. "Namun yang sudah disetujui 240 kuota," jelasnya.

Liana juga mengaku, kuota ini juga belum mencukupi kebutuhan formasi ASN di Pemkot Jambi. Pihaknya juga telah mengusulkan kuota untuk memenuhi jumlah pensiun tiga tahun terakhir. Namun hasilnya masih nihil dan hanya disetujui 240 kuota.

Padahal Wali Kota Jambi sudah meminta untuk mengusulkan jumlah pensiun tiga tahun terakhir.

"Kalau ditotal ada 1.500 PNS yang kita butuhkan, tapi yang disetujui hanya segitu. Ini dilihat dari angka pensiun terakhir. Dan itu memang diberlakukan untuk seluruh Indonesia,” ujarnya.

Adapun 240 kuota ASN ini, dibagi beberapa kebutuhan. Sebanyak 99 orang untuk CPNS, dan sisanya untuk formasi PPPK. 

“Formasi untuk PPPK di bidang pendidikan, kesehatan dan penyuluh. Kalau CPNS, seluruh OPD kita masukkan sesuai dengan analisis formasi. Karena sekarang tidak sembarangan, harus analisis dulu kebutuhan jabatannya,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Syarif Fasha mengatakan, jumlah formasi PNS dan kebutuhan Pemkot Jambi sangat tidak sesuai. Jumlah pensiun dan kuota yang diterima oleh Menpan RB sangat jauh. 

“Tetapi mau tidak mau kita harus menerima kuota yang diberikan Pemerintah Pusat. Karena itulah apa adanya,” jelas Fasha.

Walikota menegaskan pihaknya harus mensiasati untuk bisa mencukupi kekurangan itu dengan menambah tenaga Pegawai Tidak Tetap (PTT). (RED)

Reporter : Dewi Anita