Langkah Humanis: Eks-Napiter Agusti Raja Dilepas Kapolres Bungo Menjalani Ibadah Umroh

Langkah Humanis: Eks-Napiter Agusti Raja Dilepas Kapolres Bungo Menjalani Ibadah Umroh
Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono saat melepaskan eks Napi Teroris berangkat Umroh.

BRITO.ID, BERITA BUNGO - Polres Bungo menggelar prosesi pelepasan seorang mantan narapidana terorisme (Eks-Napiter) bernama Agusti Raja yang akan berangkat menjalankan ibadah umroh pada Senin (08/12/2025) pagi. Kegiatan berlangsung khidmat di Lobi Mako Polres Bungo mulai pukul 08.10 WIB.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Bungo Ust. Tri Wahyu Hidayat, Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono, S.Kom, M.Si., perwakilan Kejaksaan Negeri Bungo, jajaran Polres Bungo, Kesbangpol, serta personel Densus 88 Bungo.

Dalam sambutannya, Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono menyampaikan doa dan dukungan atas keberangkatan Agusti Raja. Ia berharap perjalanan ibadah ini menjadi titik balik yang semakin mendekatkan dirinya kepada Allah SWT sekaligus memperkuat komitmen kebangsaan dan cinta tanah air. Kapolres juga menegaskan bahwa Polres Bungo telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah agar program pembinaan spiritual melalui keberangkatan umroh dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

Wakil Bupati Bungo Ust. Tri Wahyu Hidayat memberikan apresiasi atas program yang diinisiasi Polres Bungo bekerja sama dengan Densus 88. Menurutnya, pembinaan bagi Eks-Napiter melalui pendekatan spiritual adalah langkah humanis yang perlu dijaga konsistensinya sebagai upaya memperkuat integrasi sosial dan moderasi beragama.

Sementara itu, Agusti Raja dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan haru atas kesempatan yang diberikan. Ia mengakui pernah melakukan kesalahan di masa lalu, namun pembinaan yang diterimanya telah membuatnya berkomitmen kembali kepada kehidupan yang lebih baik dan setia kepada NKRI. Ia juga mendoakan agar Kabupaten Bungo senantiasa dalam keberkahan dan situasi yang kondusif.

Program umroh bagi Eks-Napiter merupakan bagian dari kebijakan pembinaan Pemerintah untuk memperkuat moderasi beragama dan membantu para mantan napiter kembali ke masyarakat dengan prinsip kebangsaan yang lebih kuat. Kegiatan pelepasan ditutup dengan doa bersama dan berlangsung aman serta penuh kekhidmatan.

(Ari Widodo)