Lestarikan Wisata Angkutan Tradisional, Pemkab Gelar Balap Becak Hias

Lestarikan Wisata Angkutan Tradisional, Pemkab Gelar Balap Becak Hias
Balap becak liar. (Heri/Brito.id)

BRITO.ID BERITA TUNGKAL - Sebagai upaya mengingat memori masyarakat hadirnya becak ontel sebagai alat tranportasi darat pertama kali di Kota Kualatungkal, Pemkab Tanjab Barat mengelar balap becak hias yang diikuti 32 peserta, Rabu (14/8).

Sekaligus memeriahkan HUT Tanjab Barat ke-54 dan HUT RI Ke-74, balap becak ternyata mampu menyedot antusias masyarakat untuk menyaksikan keseruan balapan.

Kepala DLAJ Tanjab Barat, Endang yang juga sebagai Ketua panitia balap becak menjelaskan, keseluruhan peserta diambil dari masing-masing perwakilan 8 Kelurahan di dalam kota Kualatungkal 

"Masing masing kelurahan harus mengirimkan 4 peserta, jarak lomba kurang lebih 500 meter. Dan bagi para pemenang nanti nya akan mendapat hadia sembako," jelasnya.

Menurut Endang, Balap Becak diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata dan menggugah memori masyarakat Tungkal akan hadirnya becak. Mengenang uniknya tranportasi becak, dan dapat melestarikan kearifan lokal.

"Ini merupakan kearifan lokal yang harus kita jaga," imbuhnya.

Untuk pemenang panitia audah menyediakan hadiah hiburan berupa Beras, Mie Instan, Minyak Makan Dan uang sebesar Rp50.000 per perserta.

"Juara satu 20 kg Beras, 3 dus Mie Instan, 2 Minyak Makan unkuran Satu kilo, juara dua Hingga juara tiga semua sama hanya Mie instanya yang di kurangi 3, 2, 1," jelasnya.

Salah satu peserta Abah Yudi mengaku senang bisa ikut berpartisipasi dalam perlombaan tahunan ini. Kata dia hampir setiap tahun ia selalu mengikuti perlombaan ini dan selalu mendapat juara. 

"Tahun kemarin juara 2 semoga tahun ini dapat juara 1. Kan lumayan dapat sembako buat anak istri," tutup salah satu penarik becak itu. (RED)

Kontributor : Heri Anto