Lezatnya Gulai Belut Khas Sekernan di Muarojambi Ini

Lezatnya Gulai Belut Khas Sekernan di Muarojambi Ini
Gulai belut yang nikmat. (Romi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Kantin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muarojambi di Kompleks Perkantoran Bukit Contoh Kenang ini selalu penuh oleh pengunjung bila waktu makan siang tiba.

Para ASN di seputaran Kompleks Perkantoran Bupati tiap siangnya selalu memenuhi kantin dengan mode lesehan tersebut. Tujuannya tak lain ingin merasakan nikmatnya gulai belut khas Sekernan yang jadi menu favorit di sana.

"Tiap siangnya kita selalu makan di sini untuk menikmati gulai belut," kata Firdaus Kabid PKT Dinas PdK Muarojambi kepada brito.id Firdaus, Sabtu (25/1).

Yang beda dari gulai belut pada umumnya, di kantin ini belut yang akan digulai dipanggang terlebih dahulu. Bumbunya yang khas menambah nikmatnya cita rasa gulai belut tersebut.

Soal Harga Terjangkau

Harganya pun bersahabat karena konsumen tak perlu merogoh kocek lebih dalam.

"Satu porsinya cuma Rp15 ribu. Sebelum dimasak belutnya kita panggang terlebih dahulu agar bau amisnya hilang dan rasanya lebih lezat," kata penjual di kantin tersebut yang kerap dipanggil Ayuk Supik oleh para pelanggannya.

Nikmatnya gulai belut ini ternyata tak hanya digemari masyarakat Muarojambi. Pernah suatu ketika, warga Korea menyempatkan diri datang khusus ke Sengeti hanya untuk menikmati gulai belut tersebut.

Cita Rasa Menggugah Selera

Cita rasa gulai belut yang disajikan dengan sambal mentah asam buah kemang khas kampung pun mengundang selera untuk menikmati. Rasa sambal yang pedasnya mantap menggetarkan lidah para penikmat kuliner ini. Di hari-hari tertentu, pengunjung juga dapat menikmati gulai bebek, pun dengan harga yang ekonomis.

"Kalau di hari Senin biasanya kita juga sediakan gulai bebek. Harganya terjangkau cuma Rp20 ribu per porsinya. Kalau gulai belut ini dulu pernah ada warga Korea yang khusus datang ke sini untuk mencicipinya. Entah dari mana mereka dapat informasi tentang gulai belut ini," papar warga asli Desa Sekernan ini.

Dikatakan Supik, kantin yang sudah mereka kelola sejak lama ini buka setiap hari Senin hingga Jum'at sesuai jadwal kerja para ASN. Pasalnya, para pegawai di seputaran Kompleks perkantoran merupakan pangsa pasar mereka.

"Kalau Sabtu-Minggu kota tutup bukanya hanya Senin sampai Jum'at," pungkasnya.

Penulis: Romi Raden
Editor: Ari